Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Perdana, Museum Tsunami Aceh Akan Gelar Tur Virtual

Perdana, Museum Tsunami Aceh Akan Gelar Tur Virtual

Rabu, 22 Juli 2020 22:40 WIB

Font: Ukuran: - +

Banner tur virtual yang diinisiasi oleh Museum Tsunami. [Foto: Disbudapar Aceh 2020]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sesuai arahan Pemerintah karena adanya pandemi Covid-19, Museum Tsunami Aceh ditutup sementara sejak 16 Maret 2020 hingga saat ini belum dibuka untuk publik dan wisatawan.

Koordinator Museum Tsunami Aceh, Hafnidar menyebutkan, pembukaan kembali museum belum ada instruksi dari Pemerintah.

"Baik dari Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan juga dari Pemerintah Kota Banda Aceh belum mengeluarkan instruksi terkait untuk dibukanya kembali tempat atau objek wisata tertutup," sebut Hafni, Selasa (21/7/2020).

Maka dari itu, lanjut Hafni, kerinduan para pengunjung dan masyarakat untuk ke Museum Tsunami Aceh tentu terhalang saat pandemi seperti ini, sehingga muncullah ide membuat tur virtual.

"Tur virtual ini sudah kita inisiasi sejak awal bulan Juli lalu, dan ini merupakan agenda perdana kita selama Covid-19. Sebelumnya tanggal 15 Juli lalu kita juga kolaborasi dengan Komunitas Jelajah juga menggelar live tour lewat Instagram," jelasnya.

Khusus kali ini, tambah Hafni, tur virtual akan sedikit eksklusif karena dibatasi 100 orang pendaftar pertama lewat situs www.museumtsunami.id dan akan disiarkan lewat aplikasi Zoom, Jumat (24/7/2020) pukul 17.00 WIB.

"Pemandu pun kali ini akan beda, kita juga akan mengenalkan sosok muda berprestasi dari Aceh, yakni Miftah Mardhatillah Mukammil yang berhasil menyabet predikat International Youth Ambassador World Tsunami Awarness tahun 2018 silam di Wakayama, Jepang," ungkapnya.

Pendaftaran tur virtual ini sudah dibuka dan akan ditutup secara otomatis saat sudah mencapai 100 kuota, selain itu tur perdana juga bisa disaksikan oleh umum lewat kanal Youtube Disbudpar Aceh. (DBP)

Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda