DIALEKSIS.COM | Bireuen - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh bersama jajaran Pemerintah Aceh melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus takziah ke kediaman Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Abu H. Faisal Ali, atas wafatnya ibunda tercinta, Hj. Rusni binti H. Yunus.
Almarhumah Hj. Rusni binti H. Yunus, yang akrab disapa Nek Mu, meninggal dunia di Rumah Sakit Teungku Fakinah, Banda Aceh, pada Senin (5/1/2026). Jenazah dimakamkan di Kompleks Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah Sibreh, Kabupaten Aceh Besar.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Asisten I Pemerintah Aceh Drs. Syakir, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri, serta sejumlah unsur Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.
Mewakili Pemerintah Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhumah.
“Kami mewakili Pemerintah Aceh turut berdukacita atas musibah meninggalnya ibunda Abu Faisal. Kita semua merasa sangat kehilangan. Dengan hati yang ikhlas, kita telah mengirim doa samadiah, semoga doa-doa kita diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.
Zahrol juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga ibunda Abu ditempatkan di surga-Nya bersama junjungan Nabi Muhammad SAW dan diampuni segala dosa-dosanya,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Zahrol Fajri turut menyampaikan terima kasih kepada Abu Faisal Ali dan keluarga besar atas sambutan yang diberikan, serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama kunjungan berlangsung.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peristiwa duka tersebut sebagai pengingat akan hakikat kehidupan.
Menurut dia, setiap manusia adalah milik Allah SWT dan kematian merupakan pelajaran berharga agar hidup dijalani dengan penuh kebijaksanaan.
“Marilah kita berhati-hati dalam menjalani kehidupan, meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta menjauhi perbuatan maksiat yang dimurkai Allah, agar kita selamat di dunia dan akhirat,” pungkasnya.