Pemerintah Aceh Berharap KJRI Penang Bantu Advokasi 2 Nelayan yang Hanyut
Font: Ukuran: - +
Dua nelayan Aceh Utara tersebut masing-masing Asnawi asal Ulee Rubek dan Zuhdi dari Krueng Geukuh, yang terdampar karena musibah hingga ke Kuala Kedah Malaysia. [Foto: dok. DKP Aceh]
DIALEKSIS.COM | Aceh - Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) telah menyurati Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta Pejabat Perikanan Negeri Keudah untuk membantu pemulangan dua orang nelayan Aceh yang hanyut dan ditemukan di wilayah perairan Kedah, Malaysia beberapa waktu lalu.
"Kita telah mengirim surat ke KKP dan Pejabat Perikanan negeri Keudah, agar dapat membantu pemulangan dua nelayan Aceh di Malaysia," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Aceh Aliman saat di konfirmasi melalui pesan singkat di Banda Aceh, minggu (11/2/2024).
Aliman juga mengatakan, kedua nelayan tersebut sampai pada hari ini, minggu (11/02/2024), dalam keadaan sehat.
"Alhamdulillah kedua nelayan Aceh yang hanyut di perairan malaysia, dalam keadaan sehat," ujarnya.
Surat DKP Aceh untuk Kemenlu terkait dua nelayan Aceh yang hanyut hingga Kuala Kedah Malaysia. [Foto: dok. DKP Aceh]Dua nelayan Aceh Utara tersebut masing-masing Asnawi asal Ulee Rubek dan Zuhdi dari Krueng Geukuh.
Dirinya menuturkan, infomasi terakhir di peroleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) bahwa 2 nelayan aceh tersebut masih berada di kantor polisi Kedah.
"Ya saya dengar dari KKP, bahwa KJRI Penang telah mengunjungi nelayan tersebut pada Kamis atau Jumat lalu, tapi kami belum dapat informasi, apakah sudah bertemu atau belum," pungkas Aliman. [fi]
- Affan Ramli, Pegiat Pendidikan Kritis, Membongkar Kezaliman Sekolah dalam Podcast Terbaru
- Kadinsos Muslem Sambut Kepulangan 3 Nelayan Aceh yang Terapung di Lautan Lepas
- Dramatis! Tiga Nelayan Aceh Terapung Selama 14 Hari Diselamatkan oleh Kapal Tanker
- Nelayan Tak Kunjung Sejahtera, Pemerintah Diminta Serius Cari Solusi