DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Universitas Teuku Umar (UTU) resmi meluncurkan kompetisi tahunan The 12th UTU Awards International di Auditorium UTU pada Selasa (19/5/2026).
Mengusung tema Step Up to Global, ajang penghargaan ini untuk pertama kalinya membuka pendaftaran bagi kepesertaan tingkat internasional setelah sebelas kali berturut-turut sukses digelar di level nasional.
Ketua Panitia UTU Awards, Agam Rizki, S.Pt., M.Si., menjelaskan bahwa perluasan jangkauan kompetisi ini ke tingkat dunia sengaja dirancang untuk menyelaraskan diri dengan arah kebijakan pendidikan tinggi saat ini.
"Tema Step Up to Global ini merupakan upaya nyata kami dalam mendukung program internasionalisasi yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama UTU beberapa waktu yang lalu," ujar Agam Rizki.
Ia menambahkan, UTU Awards ke-12 ini kembali melombakan lima kategori utama, yakni Entrepreneurship Research, Business Plan, Innovative Agro-Marine-Based Products, Online Store Design, dan Startup Business dengan total hadiah mencapai Rp255 juta. Pihak panitia juga menargetkan adanya peningkatan partisipasi dibanding tahun sebelumnya.
"Pada ajang UTU Awards ke-11, kami menerima sebanyak 300 proposal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Kami berharap pada ajang UTU Awards ke-12 tahun 2026 ini, volume proposal yang dikirimkan oleh calon peserta akan jauh lebih banyak lagi," kata Agam.
Peningkatan status kompetisi ini turut mendapat perhatian khusus dari Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak Hasan. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya lompatan yang diambil oleh universitas pada tahun ini.
"Setelah selama 11 tahun fokus pada kompetisi nasional, tahun 2026 ini UTU Awards melangkah ke level internasional. Saat ini UTU Awards sudah masuk dalam agenda resmi Belmawa, yang artinya kompetisi ini telah menjadi agenda tahunan rutin dan penting bagi mahasiswa di Indonesia," tutur Ishak Hasan.
Di hadapan para hadirin, Rektor juga memberikan pesan dan target khusus kepada delegasi tuan rumah agar mampu mempertahankan prestasi mereka.
"Pesan khusus kepada tim mahasiswa dari UTU untuk dapat meraih kembali juara umum seperti tahun lalu. Ini adalah tantangan dan harus disikapi dengan jiwa kesatria yang pantang menyerah dan terus berinovasi untuk melahirkan ide yang terbaik," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ishak Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan juri yang terlibat dalam penilaian tahun ini. Tim penilai tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia, melainkan juga melibatkan para pakar dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand.
Dukungan terhadap penyelenggaraan ini pun datang langsung dari pemerintah pusat. Direktur Kelembagaan dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang hadir secara daring, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pimpinan UTU yang dinilai konsisten dalam mewadahi bakat mahasiswa.
"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Rektor dan jajaran UTU atas konsistensi membangun kompetensi bidang kemahasiswaan yang produktif, inovatif, kreatif, serta berdaya saing internasional melalui penyelenggaraan UTU Awards ke-12 ini. Ini adalah langkah strategis bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, tidak hanya dalam bidang akademik namun juga di bidang kewirausahaan, kepemimpinan, dan kontribusi nyata bagi bangsa," urai Beny.
Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis panitia, masa pendaftaran UTU Awards ke-12 dibuka mulai 19 Mei hingga 8 Juli 2026. Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan tahap desk evaluation pada 15 hingga 25 Juli 2026, yang dilanjutkan dengan pengumuman 10 nominator terbaik pada 12 Agustus 2026.
Para nominator yang lolos kemudian dijadwalkan mengikuti sesi presentasi pada 21 hingga 23 September 2026. Seluruh rangkaian kompetisi global ini akan diakhiri dengan acara puncak penganugerahan UTU Awards pada 24 September 2026. [*]