DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Krisis air bersih mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Kondisi ini ditandai dengan mengeringnya sejumlah sumur warga.
Keuchik Gampong Jantho, Ansari, mengatakan kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan karena air sumur yang selama ini menjadi sumber kebutuhan sehari-hari warga mulai berkurang dan sebagian telah mengering.
“Di Gampong Jantho ada sekitar 30 sumur warga yang sudah kering. Saat ini yang masih ada air hanya sekitar enam sumur,” kata Ansari kepada media dialeksis.com, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi kekeringan yang terjadi saat ini tergolong tidak biasa. Warga menduga berkurangnya sumber air berkaitan dengan aktivitas penambangan emas ilegal di sekitar wilayah Jantho, khususnya kawasan Krueng Inong.
"Bukan keruh lagi dengan sebab tambang mata air tersombat semua Gampong Jantho Belum pernah kering sumur dari nenek moyang baru tahun ini yg berdampak sekali," ujarnya.
Ansari mengatakan aktivitas tambang emas ilegal tidak hanya berpotensi merusak hutan dan sungai, tetapi juga dapat berdampak terhadap sumber air masyarakat.
“Aktivitas tambang ilegal ini semakin menjadi-jadi. Selain merusak lingkungan, merusak sungai dan hutan, kini kita merasakan dampaknya, air bersih semakin sulit didapat,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum (APH) segera turun ke lapangan untuk memeriksa aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
Ansari juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi sumber air warga untuk mengetahui penyebab berkurangnya debit air secara pasti, termasuk apakah ada kaitannya dengan aktivitas pertambangan.
Ia menilai persoalan air bersih tidak bisa dibiarkan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan semakin parah dan berdampak ke wilayah lainnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Krueng Inong dan sekitarnya.
"Kita berharap aparat penegak hukum turun tangan dan mengusut aktivitas tambang ilegal ini. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” tutupnya.

