“Dan ini menjadi pertaruhankan kita di media, sampai dimana ‘Trust’ yang sudah dibangun kepada masyarakat. Bagi untuk seorang wartawan cobalah untuk menggali lebih dalam datangnya rilis tersebut dan rilis yang kita terima itu juga bukanlah suatu masalah, namun itu juga merupakan sebuah bentuk ‘Trust’ terhadap para media dan wartawan,” jelasnya.
“Namun semua ada proses yang harus dilengkapi,” tambahnya.
Dia mengharapkan kepada teman-teman jurnalis yang ada di Aceh maupun di seluruh Indonesia agar setiap menerima rilis dapat mengkonfirmasi lebih lanjut terkait rilis tersebut.
“Biasanya setiap rilis tersebut ada dicantumkan nomor kontak, telpon lagi, ajak bertemu, konfirmasi lebih lanjut. Itu merupakan upaya juga menggali lebih dalam terkait rilis tersebut, jangan sampai kita dijadikan tumpangan mereka untuk membidik sesuatu,” pungkasnya. [ftr]