Beranda / Berita / Aceh / Kembali Berprestasi, DPKA Raih Penghargaan Tim Sinergi Provinsi Terbaik Program TPBIS

Kembali Berprestasi, DPKA Raih Penghargaan Tim Sinergi Provinsi Terbaik Program TPBIS

Rabu, 07 Desember 2022 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

DPKA toreh prestasi di akhir tahun dengan meraih Penghargaan tim sinergi provinsi terbaik program TPBIS 2022, Selasa (6/12/2022) di hotel Vasa, Surabaya, Jawa Timur. [Foto: dok. DPKA]


DIALEKSIS.COM | Aceh - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Aceh (DPKA) kembali menorehkan prestasi. Di penghujung tahun ini, DPKA meraih Penghargaan tim sinergi provinsi terbaik program TPBIS 2022, Selasa (6/12/2022) di hotel Vasa, Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Keasripan Aceh, Dr.Edi Yandra, S.STP, M.SP mengatakan sangat senang atas prestasi tersebut, dimana selama ini pihaknya terus mengembangkan dan meningkatkan program tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di beberapa daerah di Aceh.

“Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan perubahan inovasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bertujuan untuk penguatan literasi masyarakat dan pemerataan informasi, untuk peningkatan kesejahteraan.

Hal ini diharapkan menciptakan kesadaran masyarakat untuk berkembang dan keswadayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga mampu meminimalisir ketergantungan pada pihak-pihak di luar dirinya," ujar Dr Edi.

Ia menambahkan dari tahun 2018 hingga saat ini, Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi mitra program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS). Dimana pada tahun 2022 ini di Provinsi Aceh telah bertambah tujuh kabupaten/kota yang menjadi mitra program, yaitu kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Barat Daya, Kota Langsa, Lhokseumawe dan Subulussalam.

Perluasan transformasi perpustakaan ke tingkat kabupaten/kota hingga desa/gampong juga merupakan upaya memperluas program untuk mendekatkan akses informasi bagi masyarakat, memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan menjadikan perpustakaan sebagai pusat berkegiatan bagi masyarakat sehingga terjadi proses belajar dan peningkatan kapasitas yang mendorong kesempatan untuk menciptakan inovasi/kreativitas positif. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

kip
riset-JSI
Komentar Anda