Minggu, 20 September 2026
Beranda / Berita / Aceh / Ini Prediksi Awal Musim Hujan 2026-2027 di Aceh

Ini Prediksi Awal Musim Hujan 2026-2027 di Aceh

Minggu, 20 September 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi
Ilustrasi hujan. [Foto: Shutterstock]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Stasiun Klimatologi Aceh memprediksi sebagian wilayah Aceh mulai memasuki musim hujan 2026/2027 pada rentang September hingga awal Oktober 2026. Berdasarkan prediksi terbaru, sekitar 31,2 persen wilayah Aceh diperkirakan baru memasuki awal musim hujan pada periode tersebut.

Prediksi itu tertuang dalam Buletin Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Provinsi Aceh yang diterbitkan Stasiun Klimatologi Aceh pada 16 September 2026.

Aceh terbagi dalam 16 Zona Musim (ZOM). Dari keseluruhan wilayah tersebut, sebagian telah memasuki musim hujan, sementara wilayah lainnya memiliki pola hujan sepanjang tahun atau merupakan daerah dengan tipe satu musim.

Awal Musim Hujan

Stasiun Klimatologi Aceh menjelaskan, perkembangan awal musim hujan di 16 ZOM menunjukkan sekitar 31,2 persen wilayah diperkirakan memasuki awal musim hujan pada rentang September hingga awal Oktober 2026.

Sementara sebagian wilayah lainnya telah berada dalam musim hujan, mengalami kondisi hujan sepanjang tahun, atau memiliki karakteristik satu musim.

Di sebagian besar daerah, awal musim hujan diperkirakan berlangsung sama dengan rata-rata historis atau normal, bahkan terdapat wilayah yang mengalami awal musim hujan hingga sekitar satu dasarian atau 10 hari lebih cepat.

Namun, sejumlah kecil wilayah diperkirakan mengalami penundaan masuknya musim hujan.

Sifat Hujan Didominasi Normal

Untuk sifat hujan selama musim hujan 2026/2027, 56,25 persen wilayah Aceh diprediksi mengalami sifat hujan kategori Normal.

Sementara 43,75 persen wilayah lainnya diperkirakan mengalami sifat hujan Atas Normal, atau lebih basah dibandingkan kondisi biasanya.

Dengan demikian, musim hujan mendatang di Aceh diperkirakan memiliki variasi sifat hujan antarwilayah.

Puncak Hujan November-Desember

Stasiun Klimatologi Aceh juga memperkirakan puncak musim hujan terjadi pada November hingga Desember 2026 di sebagian besar wilayah Aceh.

Prediksi tersebut berkaitan dengan dinamika atmosfer global dan regional.

Pemantauan suhu muka laut pada Agustus 2026 menunjukkan anomali di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur yang mencapai +2,83°C, sementara indeks ENSO periode Juni–Agustus 2026 berada pada +2,20, yang dalam buletin dikategorikan sebagai kondisi El Niño sangat kuat.

Kondisi tersebut diprediksi bertahan hingga awal 2027. Di sisi lain, terdapat potensi perkembangan Indian Ocean Dipole (IOD) positif menuju akhir tahun.

Pada November 2026, suhu permukaan laut di sekitar perairan Indonesia diperkirakan berangsur lebih hangat dan disusul masuknya Angin Baratan atau Monsun Asia. Kondisi tersebut membawa pasokan udara basah yang mendukung pembentukan awan hujan.

Perbedaan Durasi Musim

Selain awal dan sifat hujan, Stasiun Klimatologi Aceh memprediksi durasi musim hujan di setiap zona akan bervariasi.

Meski demikian, secara umum periode musim hujan diperkirakan berlangsung dalam rentang waktu yang relatif sama seperti biasanya, dengan kemungkinan sedikit lebih panjang atau lebih pendek di beberapa wilayah.

Prediksi musim hujan tersebut diharapkan dapat menjadi informasi bagi pemerintah, masyarakat dan berbagai sektor pembangunan dalam mengantisipasi kondisi cuaca dan iklim sepanjang musim hujan 2026/2027.[red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI