Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Huntara Belum Siap, Warga Lhok Puuk Seunudon Masih Mengungsi

Huntara Belum Siap, Warga Lhok Puuk Seunudon Masih Mengungsi

Kamis, 09 April 2026 11:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Kondisi Huntara di Desa Lhok Puuk, Seunudon yang belum difungsikan. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Lhoksukon - Empat bulan pascabanjir yang melanda wilayah pesisir Kecamatan Seunuddon pada November 2025, puluhan warga Desa Lhok Puuk hingga kini masih bertahan di tenda darurat.

Hunian sementara (huntara) yang dijanjikan belum sepenuhnya siap, sementara fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih juga belum memadai.

Keuchik Desa Lhok Puuk, Teuku Backtiar, mengatakan kondisi masyarakat saat ini sangat memprihatinkan. Warga terpaksa menjalani hari-hari di bawah terik matahari tanpa fasilitas yang layak.

“Sampai sekarang huntara belum siap. Listrik juga belum semua masuk, sumur bor pun belum selesai. Masyarakat sangat menderita tinggal di tenda,” ujar Teuku Backtiar saat dikonfirmasi media dialeksis.com, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi tersebut semakin berat terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap cuaca panas dan keterbatasan sanitasi.

Salah satu penyintas, Ti Hasanah, mengaku sudah lima bulan hidup berpindah antara tenda darurat dan rumah kerabatnya. Rumah miliknya hancur total akibat banjir yang menerjang kawasan pesisir tersebut.

“Rumah saya hancur sampai ke pondasi. Sudah lima bulan saya tinggal di tenda, kadang-kadang numpang di rumah saudara,” katanya.

Ti Hasanah menjelaskan, rumahnya berada dekat bibir pantai, sehingga menjadi salah satu yang paling parah terdampak saat banjir melanda. Saat kejadian, ia bersama warga lainnya terpaksa mengungsi ke meunasah desa untuk menyelamatkan diri.

Hingga kini, warga berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan huntara serta penyediaan fasilitas dasar agar mereka bisa hidup lebih layak sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah permanen.

"Kita berharap agar segera ditampung di Huntara, jangan tunggu momen acara dulu," tutupnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI