Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Hanyut Terbawa Arus Sungai, Warga Sumut Ditemukan Meninggal di Aceh Tamiang

Hanyut Terbawa Arus Sungai, Warga Sumut Ditemukan Meninggal di Aceh Tamiang

Senin, 17 Februari 2020 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : M. Hendra Vramenia

Tim Gabungan saat mengevakuasi jenazah korban yang hanyut di Sungai Kaloy. (Foto :Ist)


DIALEKSIS.COM | Aceh Tamiang - Usman (40), warga Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ditemukan tidak bernyawa setelah dilaporkan hanyut di sungai Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu selama kurang lebih 23 jam. 

Ketua SAR Aceh Tamiang, Khairul kepada mengatakan korban ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi tenggelam. "Setelah mendapat laporan dari masyarakat, satgas SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan dibantu anggota Polsek dan Koramil Tamiang Hulu beserta masyarakat sekitar," ujarnya.

Dijelaskannya, pencarian Usman dimulai dari lokasi korban dilaporkan hanyut, dengan menyisir sepanjang alur sungai itu dengan menggunakan dua unit Rubber Boat.

Setelah semalaman melakukan pencarian tanpa hasil, petugas akhirnya menghentikan pencarian sementara.Keesokan harinya, pencarian pun kembali dilanjutkan dengan kembali menyisir disepanjang sungai tersebut. 

"Usman pun akhirnya berhasil ditemukan berjarak kurang lebih Dua kilometer dari korban lokasi dia hanyut sekira pukul 18.30 Wib dengan kondisi sudah tak bernyawa. Petugas pun segera melakukan evakuasi terhadapnya ", ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu 15 Februari 2020 sore, Usman kala itu diketahui hendak menyeberang sungai bersama putranya, Vicky Ramadhan. Sebelum menyeberang sungai, Usman terlebih dahulu dengan berjalan kaki, sedangkan anaknya menyeberang menggunakan getek. 

"Namun sampai ditengah sungai, Usman terpeleset dan terbawa arus sungai yang deras. Viky yang melihat ayah dari atas getek mencoba berusaha menyelamatkan Usman, akan tetapi korban tidak berhasil diselamatkan," ujar Boy.

Saat ini, kata Boy, korban telah diserahkan kepihak keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman, yang sebelumnya terlebih dahulu dievakuasi ke Puskesmas Kecamatan Tamiang Hulu. (MHV)

Editor :
Zulkarnaini

dalimi
utu lebaran
Komentar Anda
hendri budian