Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / CSR Kessos Bahas Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

CSR Kessos Bahas Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 16 Maret 2019 10:30 WIB

Suasana rapat CSR Kessos, Jumat (15/3/2019) sore. (Foto: humas dinsos Aceh)

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Forum CSR (Corporate Social Responsibility) Kesejahteraan Sosial (Kessos) Aceh menggelar rapat tentang upaya pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh. Rapat yang dihadiri oleh 12 perusahaan yang tergabung dalam Forum Kessos Aceh tersebut berlangsung di Hotel Grand Arabia, Blang Padang, Banda Aceh, Jumat (15/3/2019) sore.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Aceh, Iskandar, dalam sambutannya optimis dengan kehadiran Forum CSR Kessos dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Aceh. Menurut Iskandar, kontribusi perusahaan-perusahaan baik yang berskala BUMN dan BUMD sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatan kesejahteraan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang ada di Aceh . 

"Kita berharap dengan adanya rapat ini bisa mempercepat terwujudnya peningkatan kesejahteraan sosial untuk masyarakat Aceh," kata Iskandar saat membuka rapat. 

Pembina Forum CSR Aceh yang juga Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Aceh, Isnandar, mengatakan bahwa rapat CSR Kessos hari itu dalam rangka menyatukan persepsi dengan unsur-unsur dari perusahaan yang hadir tentang bagaimana caranya agar bisa memberikan kontribusi untuk PMKS melalui dana CSR kepada masyarakat, sehingga dapat memberdayakan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial.

"Pihak perusahaan sebenarnya sudah banyak membantu, cuma selama ini kita kurang mempublikasikan ke publik terkait bantuan apa saja yang telah diberikan," katanya. Isnandar memberi contoh seperti bantuan pengadaan kaki dan tangan palsu yang pernah dibantu PT Angkasa Pura (Persero) dari dana CSR nya.

Isnandar menuturkan, CSR Kessos ini khusus bergerak untuk membantu dalam penanganan 26 PMKS yang diantaranya ada KAT, anak terlantar, penyandang disabilitas, janda rawan ekonomi, dan berbagai jenis PMKS lainnya.

"Untuk KAT, ke depan ada beberapa program pemberdayaan KAT. Kita mengharapkan kepada pihak-pihak dari perusahaan dapat memberikan kontribusinya, tidak hanya memberikan bantuan rumah layak huni, mereka juga bisa memberikan bantuan bibit tanaman, dan kontribusi lainnya, sehingga ada kontribusi melalui dana CSR mereka," kata Isnandar yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Aceh itu.

Selain itu, rapat tersebut juga membahas tentang pemberian pengharagaan Padmamitra Award kepada perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi memberikan bantuan untuk PMKS. Sementara untuk penghargaan itu sendiri nantinya akan diserahkan oleh Gubernur Aceh.

"Anggarannya ada di Dinas Sosial Aceh. Hari ini kita rapatkan bagaimana konsep pengharagaan Padmamitra Award ini nanti dalam konteks lokal. Selama ini yang pernah dilakukan di tingkat nasional," katanya.

Terkait 12 perusahaan yang hadir, Isnandar menjelaskan pihak Dinas Sosial Aceh memang tidak mengundang seluruh perusahaan yang ada di Aceh, melainkan hanya untuk beberapa perusahaan terkait saja untuk mewakilinya. (hd)


Editor :
Indri

Komentar Anda