Beranda / Berita / Aceh / Cegah Stunting, Bumil di Bener Meriah Dapat Jatah Daging Kurban 2 Kg

Cegah Stunting, Bumil di Bener Meriah Dapat Jatah Daging Kurban 2 Kg

Kamis, 18 April 2024 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Penjabat Bupati Bener Meriah, Haili Yoga, saat memimpin apel perdana usai libur Lebaran di lapangan upacara Setdakab Bener Meriah, Selasa (16/4/2024), mengungkapkan, ada empat program yang akan digelar berkaitan Iduladha. [Foto: Diskominfo BM]


DIALEKSIS.COM | Redelong - Upaya pencegahan dan penanganan stunting atau tengkes terus digaungkan melalui sejumlah program di daerah. Salah satunya pembagian daging hewan kurban kepada ibu hamil (bumil) dan anak stunting di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Meskipun Hari Raya Iduladha atau disebut juga “Idul Qurban” masih dua bulan lagi, Pemkab Bener Meriah telah merancang program dan melakukan persiapan jauh hari.

Penjabat (Pj) Bupati Bener Meriah, Haili Yoga, saat memimpin apel perdana usai libur Lebaran di lapangan upacara Setdakab Bener Meriah, Selasa (16/4/2024), mengungkapkan, ada empat program yang akan digelar berkaitan Iduladha.

"Dua bulan lagi kita akan laksanakan Hari Raya Kurban, ada 4 program yang akan kita laksanakan, yang pertama pemberian daging kurban kepada ibu hamil sebanyak 2 Kg. Kedua, 1 Kg untuk anak stunting. Ini upaya pencegahan stunting,” ujarnya.

Sehubungan itu, Haili Yoga meminta para Camat agar menyampaikan ke para kepala desa atau reje kampung terkait dengan pembagian hewan kurban untuk dapat diberikan kepada ibu hamil, anak stunting, dan fakir miskin. 

“Surat edaran ini akan saya tandatangani dan selanjutnya untuk diedarkan," ucapnya.

Guna mematangkan program yang telah dirancang terkait pemotongan hewan kurban, pihaknya akan menggelar rapat pada hari Selasa pekan depan bersama kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan instansi vertikal.

"Saya harap tahun ini penyembelihan hewan kurban lebih banyak dilakukan di masjid Babussalam," tuturnya.

Haili Yoga juga menyampaikan ihwal kuota penerimaan PPPK yang proses seleksinya akan dilaksanakan tahun ini.

“Terkait kuota PPPK yang kita usulkan, tenaga pendidik tidak terpenuhi, tetapi untuk kesehatan terpenuhi dan tenaga teknis hampir terpenuhi,” terang dia.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati juga meminta kepada Pj Sekda dan Asisten serta Kadis Syariat Islam untuk menyerahkan sertifikat penghargaan kepada PNS yang telah mampu mengkhatamkan bacaan Al-Quran. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

kip
riset-JSI
Komentar Anda