Minggu, 04 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bupati Ajak Jamaah Masjid Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Bupati Ajak Jamaah Masjid Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sabtu, 03 Oktober 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Baga
Suasana santunan anak yatim di Atu Lintang. (foto/Dok)

DIALEKSIS.COM| Takengon- “Mereka yang diuji Allah dengan kekurangan dalam memenuhi kebutuhan hidup harus dibantu untuk bangkit, sudah seharusnya kita saling berbagi,” sebut Haili Yoga, Bupati Aceh Tengah.

Untuk itu, Bupati mengharapkan pada seluruh Jemaah masjid di Aceh Tengah untuk membantu anak yatim dan fakir miskin demi meringankan beban hidup mereka.

Hal itu disampaikan Haili Yoga ketika dilangsungkan Safari Jumat di di Masjid Besar Raudhatul Muta’alimin, Kampung Meurah Mege, Kecamatan Atu Lintang, Jumat (02/10/2026). 

Kegiatan safari jumat yang senantiasa dilakukan, kali ini menyerahkan santunan kepada 108 anak yatim dan piatu Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial Pemkab Aceh Tengah bersama BKM Masjid Agung Ruhama dalam memperkuat kepedulian dan menghadirkan manfaat masjid secara langsung bagi masyarakat.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada jamaah dan seluruh masyarakat yang selama ini terus menyisihkan sedekah dan infak melalui Masjid Agung Ruhama sehingga dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini ada 108 anak yatim dan piatu yang kita santuni. Bantuan ini bersumber dari sedekah dan infak kaum muslimin dan muslimat yang beribadah di Masjid Agung Ruhama. Semoga menjadi amal bagi bapak dan ibu yang telah bersedekah”, ujar Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP.

Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus mampu hadir dalam membantu masyarakat, khususnya anak yatim, fakir miskin dan keluarga yang membutuhkan.

Bupati juga mendorong masjid-masjid di kampung agar mengembangkan gerakan serupa dengan mengoptimalkan kotak amal dan sedekah jamaah. Dana yang terkumpul dapat disalurkan secara rutin kepada anak yatim maupun masyarakat kurang mampu di sekitar masjid.

“Kalau di satu kampung ada beberapa anak yatim, mari kita data dan bantu secara rutin. Tidak harus dalam jumlah besar. Yang penting masjid hadir dan mereka merasakan kepedulian dari jamaah”, katanya.

Selain program santunan anak yatim, Bupati juga menyampaikan keberlanjutan program Ahad Berkah yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Jagong Jeget dengan menyasar masyarakat miskin ekstrem.


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI