Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bupati Aceh Selatan Hadiri Haul Abuya Muda Waly, Soroti Peran Ulama

Bupati Aceh Selatan Hadiri Haul Abuya Muda Waly, Soroti Peran Ulama

Rabu, 08 April 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., M.Sos, menghadiri peringatan Haul ke-67 Abuya Muda Waly yang berlangsung di Pondok Pesantren Darussalam Labuhanhaji, Selasa (7/4/2026) malam. [Foto: Prokopim Asel]


DIALEKSIS.COM | Tapaktuan - Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., M.Sos, menghadiri peringatan Haul ke-67 Abuya Muda Waly yang berlangsung di Pondok Pesantren Darussalam Labuhanhaji, Selasa (7/4/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Sekda, Ketua MPU, para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah yang memadati lokasi acara dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan haul ini bukan sekadar seremoni tahunan atau ajang silaturahmi semata, melainkan momentum refleksi spiritual bagi seluruh masyarakat.

Abuya Muda Waly bukan hanya milik keluarga besar Darussalam, dan bukan hanya milik masyarakat Aceh Selatan. Beliau adalah pelita ilmu bagi seluruh Nusantara. Melalui perjuangan dan dedikasinya, telah lahir ribuan ulama besar yang kemudian mendirikan dayah-dayah di berbagai penjuru negeri,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa Abuya merupakan sosok Mujaddid (Pembaharu) yang mampu memadukan kedalaman syariat dengan kejernihan thariqat, sehingga menjadi teladan bagi generasi masa kini.

Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada generasi muda dan para santri agar menjadikan sosok Abuya sebagai kompas di tengah derasnya arus modernisasi dan degradasi moral.

“Beliau mengajarkan bahwa ilmu diperoleh dengan ketekunan dan istiqamah. Beliau juga mengajarkan bagaimana membela kebenaran dengan hujah yang kuat, namun tetap menjunjung tinggi adab,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, lanjutnya, sangat menyadari bahwa keberadaan Dayah Darussalam beserta warisan pemikiran Abuya merupakan aset besar bagi daerah. Kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan iman dan karakter masyarakat.

Melalui momentum haul ke-67 ini, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan keilmuan tersebut, serta menjadikan Aceh Selatan sebagai lumbung ilmu dan benteng Ahlussunnah wal Jamaah.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT menempatkan Abuya Muda Waly di tempat terbaik di sisi-Nya serta menjadikan ilmu yang beliau tinggalkan sebagai cahaya yang terus menerangi kehidupan umat. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI