Beranda / Berita / Aceh / Beredar Nama Jamaah Haji 2022 di Medsos, Kemenag Gayo Lues Tolak Keabsahan Datanya

Beredar Nama Jamaah Haji 2022 di Medsos, Kemenag Gayo Lues Tolak Keabsahan Datanya

Selasa, 26 April 2022 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Gayo Lues,  H. Hasbullah, S.Ag. [Foto: Diskominfo Gayo Lues]


DIALEKSIS.COM | Blangkejeren - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues, Drs. H. Amrun Saleh, MA melalui Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Hasbullah, S.Ag buka suara terkait berbagai isu soal keberangkatan calon jamaah haji tahun 2022, Selasa (26/4/2022).

Pertama Terkait isu larangan keberangkatan haji untuk pendaftar umur di atas 65 tahun.

Menurut keterangan H. Hasbullah, keputusan tersebut dikeluarkan oleh kementerian atas dasar peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi, sedangkan Kemenag hanya meneruskan keputusan tersebut.

Berdasarkan surat keputusan resmi yang disebarkan oleh Pemerintah Saudi menyebutkan, ada penerimaan 1 juta jamaah haji yang dibuka untuk seluruh belahan dunia di tahun 2022, dengan berbagai ketentuan lanjutan, diantaranya adalah umur calon Jamaah 65 ke bawah.

Hasbullah meminta jamaah yang 65 tahun ke atas jangan berputus asa, ini hanya ketentuan untuk 2022, masih ada kemungkinan peraturan ini akan berubah kembali di tahun 2023.

"Mengenai informasi inilah yang kemudian berkembang di masyarakat seolah-olah Pemerintah dan Kemenag menghalang-halangi Jamaah haji usia renta untuk berangkat padahal ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi, selain umur, calon peserta haji juga diwajibkan untuk vaksinasi lengkap," terangnya.

Mengenai isu kenaikan biaya dan jumlah kuota haji, Hasbullah mengatakan belum bisa menentukan, karena hal ini masih menunggu datangnya surat keputusan Presiden dan turunan-turunannya.

Selain itu, terkait beredarnya informasi yang beredar di sosial media beberapa waktu lalu yang diduga sebagai daftar nama keberangkatan Jamaah haji 2022, Hasbullah menolak keras keabsahan data tersebut.

Ia menegaskan pihaknya saja saat ini masih dalam proses pengkonfirmasian data Jamaah, masih dalam proses pemvalidasian data, jadi tidak mungkin nama-nama keberangkatan bisa dikeluarkan.

Ia menyebutkan data yang tersebar dimasyarakat bukan data final keberangkatan, tapi data calon jamaah yang dalam masa verifikasi.

Hasbullah menuturkan sebelum menentukan peserta yang berangkat banyak prosedur yang harus dilalui, mulai dari konfirmasi data diri, kelengkapan formulir dan data pendukung, vaksinasi dan pelunasan biaya keberangkatan.

“Sedangkan biaya keberangkatan belum ditetapkan, sebagian Jamaah bahkan masih ada yang belum melunasi bahkan ada yang menarik pelunasannya, dari mana data itu bisa dikatakan sebagai data final keberangkatan peserta," Jelasnya

Untuk saat ini, Kemenag Gayo Lues masih menunggu keputusan pusat dan pengeluaran surat, sebelum Kemenag Gayo Lues menerima surat tersebut pihaknya meminta agar masyarakat untuk tidak termakan berita yang tidak jelas sumbernya.

Hasbullah meminta agar masyarakat sabar dan menunggu informasi yang dikeluarkan oleh Kemenag Gayo Lues, bukan dari informasi media tidak kredibel. [DKGL]

Keyword:


Editor :
Indri

kip
riset-JSI
Komentar Anda