Kamis, 29 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh / Banjir Aceh Selatan Rendam 150 Rumah, 46 Warga Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam 150 Rumah, 46 Warga Mengungsi

Kamis, 29 Oktober 2026 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS. [Foto: dok. RRI]


DIALEKSIS.COM | Tapaktuan - Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS mengerahkan tim penanganan darurat dan mendirikan dapur lapangan untuk membantu warga terdampak banjir di Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, Rabu (28/10/2026).

Banjir terjadi setelah Sungai Lae Soraya atau Sungai Gelombang yang berhulu di wilayah Kota Subulussalam meluap dan menggenangi permukiman warga.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 150 rumah terdampak banjir. Sementara itu, 46 jiwa mengungsi ke lokasi yang lebih aman di Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial menurunkan personel untuk menangani dampak banjir, membantu warga, serta memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

Dapur lapangan disiapkan untuk menyediakan makanan bagi masyarakat terdampak, terutama warga yang belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

Penanganan banjir juga melibatkan jajaran TNI. Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis bersama Tim Reaksi Cepat turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Mudatsir ZA, mengatakan penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan genangan, mendata kebutuhan warga, serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya dampak banjir.

Meski air mulai berangsur surut, petugas tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan permukiman dan akses jalan yang berpotensi terdampak genangan.

Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis mengingatkan bahwa surutnya air belum sepenuhnya menjamin kondisi aman. Perkembangan cuaca dan debit sungai perlu terus dipantau, khususnya jika hujan kembali turun di wilayah hulu.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait terus berkoordinasi dalam penanganan darurat.

Warga di kawasan rawan banjir diimbau tetap tenang, mengikuti arahan petugas, mengamankan barang penting, dan segera menuju tempat aman apabila permukaan air kembali meningkat. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI