Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / 43 Santri Aceh Dilatih Jadi Konten Kreator, Siap Berdakwah di Era Digital

43 Santri Aceh Dilatih Jadi Konten Kreator, Siap Berdakwah di Era Digital

Kamis, 23 April 2026 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Muammar Abe

Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh menggelar Pelatihan Konten Kreator Bagi Santri yang selama lima hari, 19-23 April 2026, di Hotel Madinatul Zahra, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. [Foto: dokumen untuk dialeksis]


DIALEKSIS.COM | Jantho - Sebanyak 43 santri dari berbagai dayah di Provinsi Aceh mengikuti Pelatihan Konten Kreator yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 19-23 April 2026, di Hotel Madinatul Zahra, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas santri dalam menghadapi perkembangan era digital, khususnya di bidang produksi konten kreatif. Selain memperdalam ilmu agama, santri diharapkan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Konten Kreator. Ia menegaskan pentingnya peran santri sebagai agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi secara positif.

“Konten digital bisa menjadi sarana dakwah yang efektif jika dikemas dengan baik dan mengikuti tren yang berkembang,” ujarnya.

Pelatihan ini, ucap Muhsin, diharapkan mampu melahirkan santri-santri kreatif yang tidak hanya mahir dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di dunia digital. 

"Dengan bekal ilmu yang didapat, kami berharap para santri dapat menjadi konten kreator yang membawa nilai-nilai positif dan islami di tengah arus informasi yang semakin deras," pesan Plt Kadisdik Dayah Aceh.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, yakni Maulian Sahputra, S.Kom, Mustofa Lutfi, S.Kom, Semoga Raharja Wijaya, dan Yusran Maulana. Para pemateri membagikan ilmu serta pengalaman mereka dalam dunia konten kreator, mulai dari dasar hingga teknik lanjutan. 

Para pemateri membagikan pengetahuan mulai dari dasar hingga teknik lanjutan dalam produksi konten digital.

Materi yang diberikan meliputi teknik pengambilan gambar dan video, komposisi visual, pencahayaan, serta penyusunan alur cerita dalam sebuah konten. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pembuatan video.

Hal ini menjadi salah satu poin menarik dalam pelatihan, karena membuka wawasan santri tentang pemanfaatan teknologi modern untuk mendukung kreativitas mereka.

Tak hanya teori, Para santri juga langsung mempraktikkan ilmu yang didapat. Mereka dilatih membuat konten video dengan memanfaatkan teknik yang telah diajarkan, mulai dari proses perencanaan, pengambilan gambar, hingga tahap editing. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh semangat, di mana para peserta saling berdiskusi dan berkolaborasi dalam menghasilkan karya.

Melalui pelatihan ini, Dinas Pendidikan Dayah Aceh berharap dapat melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di dunia digital. Para santri diharapkan menjadi kreator konten yang menyebarkan nilai-nilai positif dan islami di tengah derasnya arus informasi.

Program ini menjadi bagian dari komitmen DInas Pendidikan Dayah Aceh dalam mendorong lahirnya generasi santri yang adaptif, inovatif, dan mampu berdakwah secara lebih luas melalui platform digital. [ma]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI