Rabu, 08 Juli 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / FPTI Jadikan World Climbing Series sebagai Pemanasan Menuju Asian Games 2026

FPTI Jadikan World Climbing Series sebagai Pemanasan Menuju Asian Games 2026

Rabu, 08 Juli 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Prestasi di ajang seri kejuaraan dunia atau World Climbing Series menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapan tim panjat tebing Indonesia menuju Asian Games 2026. [Foto: Slobodan Miskovic/World Climbing]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Tim panjat tebing Indonesia terus mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026 dengan mengikuti rangkaian World Climbing Series. Hasil positif pada seri Krakow, Polandia, menjadi modal berharga setelah skuad Merah Putih membawa pulang empat medali, termasuk satu medali emas.

Sekretaris Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Wahyu Pristiawan Buntoro, mengatakan pencapaian tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para atlet dalam menghadapi agenda internasional berikutnya.

"Alhamdulillah seperti kita ketahui beberapa medali kita dapatkan. Tentunya ini menjadi poin penting terutama bagi tim para atlet menambah kepercayaan diri," ujar Wahyu dalam keterangan resminya.

Setelah menyelesaikan seri di Krakow, para atlet langsung bertolak ke Prancis untuk mengikuti World Climbing Series Chamonix 2026 yang akan berlangsung pada 10-12 Juli. FPTI berharap tren positif yang ditunjukkan di Polandia dapat berlanjut pada seri berikutnya.

"Semoga di seri berikutnya yang tentunya itu di Chamonix, menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan dua tryout kita, yang tentunya bersama-sama kita bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal," kata Wahyu.

Pada World Climbing Series Chamonix, Indonesia menurunkan 10 atlet yang terdiri dari tujuh atlet nomor speed dan tiga atlet nomor lead. Selain mengandalkan nomor speed, FPTI juga berharap sektor lead mampu kembali menyumbang medali setelah Putra Tri Ramadani, yang akrab disapa Srondeng, meraih emas pada World Climbing Series Praha 2026 di Ceko, Juni lalu.

"Semoga di Chamonix juga ada nomor lead yang meraih medali. Saat ini kita bisa sedikit bergembira karena di lead sudah muncul Srondeng. Semoga di Chamonix nanti speed kita bisa maksimal dan di lead kita juga bisa maksimal," ucapnya.

Wahyu menegaskan seluruh rangkaian World Climbing Series merupakan bagian dari program uji coba internasional sekaligus persiapan menuju Asian Games 2026. Menurutnya, konsistensi meraih hasil positif di level dunia diharapkan menjadi bekal penting saat tampil pada pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Ini tentunya akan menjadi momentum puncak di Asian Games nanti. Target kita saat ini adalah bisa meraih hasil maksimal di Asian Games. Jadi semua ini adalah bagian tak terpisahkan dari persiapan kita menuju ke sana," tutup Wahyu. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI