DIALEKSIS.COM | Jakarta - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menargetkan 81.000 orang mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) secara nasional.
Hingga 10 Agustus 2026, sebanyak 29.376 orang telah menjalani pemeriksaan. Jumlah tersebut terdiri dari 26.910 Warga Binaan dan 2.466 petugas Pemasyarakatan.
Pemeriksaan meliputi CKG dan skrining TBC melalui rontgen dada. Program ini dilakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus memperkuat layanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, pemeriksaan menyasar 2.097 Warga Binaan dengan target sekitar 200 orang diperiksa setiap hari.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan pemeriksaan kesehatan berkala penting dilakukan karena risiko penyebaran penyakit di lingkungan Pemasyarakatan cukup tinggi.
“Penyebaran penyakit di UPT Pemasyarakatan sangat rawan. Karena itu, kami ingin memastikan Warga Binaan, masyarakat, dan pegawai mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala agar tetap dalam kondisi prima,” ujarnya.
Selain CKG dan skrining TBC, pemeriksaan katarak juga dilakukan sebagai bagian dari layanan kesehatan bagi masyarakat dan Warga Binaan. [in]