DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Aceh meminta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap melibatkan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan memperkuat tata kelola, pengawasan, kualitas, dan efisiensi.
Sekretaris GAPEMBI Aceh, Teuku Jailani Jacob, SE, mengatakan penguatan tata kelola penting mengingat MBG merupakan salah satu program strategis nasional dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.
"Untuk pelaksanaan MBG tetap dikelola bersama antara mitra SPPG dengan terus memperkuat tata kelola, pengawasan, kualitas dan efisiensinya. Ini penting karena MBG merupakan program strategis nasional untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045," kata Teuku Jailani, Sabtu (12/9/2026).
Ia juga menyoroti wacana pelaksanaan MBG melalui kantin sekolah. Menurutnya, mekanisme tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar tidak menimbulkan persoalan baru di lingkungan pendidikan.
"Jangan sampai mekanisme tersebut justru mengganggu proses belajar-mengajar atau menambah beban pengelolaan sekolah," ujarnya.
Di sisi lain, Teuku Jailani menilai keberlanjutan mitra SPPG perlu mendapat kepastian. Pasalnya, terdapat investasi yang telah dikeluarkan para pengusaha yang terlibat dalam program tersebut, khususnya pelaku UMKM.
"Kepastian hukum terhadap investasi tersebut perlu diberikan sehingga pengusaha yang terlibat dalam program MBG tidak dirugikan. Ekosistem ini perlu dijaga dan diperkuat," katanya.
Teuku Jailani menegaskan GAPEMBI Aceh mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, termasuk MBG sebagai program unggulan nasional. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini bukan perubahan mendasar terhadap sistem yang telah berjalan, melainkan penguatan dan penyempurnaan tata kelola.
"Kami mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo, termasuk MBG sebagai program unggulan nasional. Karena itu, yang diperlukan bukan perubahan mendasar terhadap sistem yang sudah berjalan, tetapi penguatan dan penyempurnaan tata kelola MBG agar semakin efektif, transparan dan berkelanjutan," pungkasnya. [red]