Selasa, 08 September 2026
Beranda / Ekonomi / KADIN Aceh Bawa Agenda Investasi dan Hilirisasi ke Forum IMT-GT ke-32 di Medan

KADIN Aceh Bawa Agenda Investasi dan Hilirisasi ke Forum IMT-GT ke-32 di Medan

Selasa, 08 September 2026 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Wakil Ketua Umum Bidang Investasi Kadin Aceh, Taf Haikal. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Medan - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh kembali memperkuat perannya dalam membuka jejaring ekonomi regional dengan mengirimkan delegasi khusus pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 yang berlangsung di JW Marriott Hotel, Medan, 7-10 September 2026.

Delegasi KADIN Aceh dipimpin Wakil Ketua Umum Bidang Investasi, Taf Haikal, bersama  Muhammad Mada, beberapa anggota KADIN, termasuk Direktur Eksekutif KADIN Aceh, Teuku Jailani. Kehadiran tersebut difokuskan untuk menangkap peluang investasi regional sekaligus mendorong hilirisasi komoditas unggulan Aceh agar terhubung dengan pasar dan rantai pasok Malaysia serta Thailand.

Taf Haikal mengatakan KADIN Aceh membawa sejumlah agenda strategis, terutama terkait investasi agribisnis, pariwisata, logistik dan industri halal. 

“Momentum IMT-GT harus dimanfaatkan untuk mengintegrasikan pelaku usaha Aceh ke dalam rantai pasok regional. Karena itu, konektivitas logistik, termasuk hubungan antar-pelabuhan di Sumatera, menjadi bagian penting yang perlu terus kita dorong,” ujarnya.

Sementara itu, Teuku Jailani menilai perjalanan IMT-GT sejak dibentuk pada 1993 perlu diikuti dengan penguatan mekanisme kerja sama bisnis agar tidak berhenti pada forum dan kesepakatan.

"Joint Business Council (JBC) mesti diperkuat sebagai mesin kerja sama bisnis kawasan. Working Group yang ada di dalamnya perlu didukung sumber daya dan mekanisme kerja yang jelas, sehingga mampu mempersiapkan potensi daerah masing-masing menjadi agenda bisnis yang konkret dan menghasilkan,” kata Teuku Jailani.

Menurutnya, penguatan JBC penting agar berbagai potensi yang dimiliki masing-masing wilayah dalam IMT-GT dapat dipetakan, dipromosikan dan ditindaklanjuti menjadi proyek investasi maupun kerja sama perdagangan.

Forum IMT-GT ke-32 di Medan juga menjadi momentum penting bagi penguatan konektivitas ekonomi Pulau Sumatera. Selain agenda Joint Business Council, rangkaian kegiatan turut mempertemukan pemerintah daerah melalui Rapat Kerja 10 Gubernur se-Sumatera yang dijadwalkan menghasilkan kesepahaman bersama.

KADIN Aceh memandang momentum tersebut sebagai peluang untuk memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu pintu masuk kerja sama ekonomi Indonesia dengan Malaysia dan Thailand. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
kejati bsi