Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Dinamika Politik Dibalik Cawapres Jokowi

Dinamika Politik Dibalik Cawapres Jokowi

Selasa, 14 Agustus 2018 10:12 WIB

Pendiri The Alas Institute Kutacane , Masri Amin


DIALEKSIS.COM |  Pendiri The Alas Institute Kutacane , Masri Amin, mengungkapkan dinamika politik dibalik keterpilihan Prof.Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi

Menurutnya Dibalik gagalnya Prof.Mahfud MD dan Terpilihnya Prof.Ma'ruf Amin adalah Dinamika Politik Cak Imin di Lingkaran NU dan PKB.


“ Bukan persoalan jebak-jebakan ke Jokowi dari lawan. Sebab siapapun lawan, dan siapapun pendamping,  Jokowi tetap lebih berpotensi menang.” Ujar Lulusan Magister  Ilmu Politik, Politik Lokal & Otonomi Daerah UGM ini kepada media, Senin (13/8/2018).

Menurutnya  Mahfud itu NU - walau ada gerakan seakan bukan NU. Bahwa beliau tidak di dukung NU adalah juga bagian politik cantik cak Imin.

“Satu hal lagi, PKB tetap ngotot menolak Mahfud sebagai alasan Formil ke Jokowi. Pengusungan Ma'ruf Amin agar Mudah di terima Koalisi ketika Cak Imin di tolak Koalisi dan Cak imin keberatan cawapres lain. Ma'ruf Amin hakikatnya NU dan PKB. Inti penolakan Mahfud MD adalah demi "kenyamanan" Cak Imin menjadi "Penguasa Tunggal" di PKB dan Pengaruh di NU. Bila Mahfud MD jadi Wapres, maka ancaman berat bagi kekuasaan Cak Imin di PKB, karena putri Gus Dur adalah bagian dari kelompok kuat di belakang Mahfud. Cak Imin takut di kemudian hari di gusur Yenni Wahid, dan PKB di obok-obok di belakang hari” ungkap Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Tenggara ini


terakhir, dirinya yakin Ma'ruf Amin menjadi solusi agar diterima ulama, Ummat,NU, Koalisi Indonesia Kerja dan Cak Imin masih pengendali sejati PKB dan Pengaruh di NU.


“Yang pasti, Cak Imin mampu meyakinkan Jokowi!.Selamat Cak Imin” tutup Ketua KAUMY Pengda Prov.Aceh ini.  (AP).




Editor :
AMPONDEK

pelantikan pengurus PSC (TNI)
Komentar Anda