Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / /

  • Eks Pengadilan Kolonial Banda Aceh Layak Jadi Cagar Budaya
    Pemerintahan | 7 bulan lalu
    Eks Pengadilan Kolonial Banda Aceh Layak Jadi Cagar Budaya

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Kementerian Kebudayaan RI, Ambo Asse Ajis, menegaskan bangunan eks pengadilan kolonial yang berdiri di kompleks Pengadilan Negeri Banda Aceh layak segera ditetapkan sebagai cagar budaya. Hal itu ia sampaikan dalam wawancara langsung dengan Dialeksis, Sabtu (20/9/2025).

  • Jejak Panjang "Kumpul Kebo" dari Zaman Kolonial di Hindia Belanda
    Nasional | 8 bulan lalu
    Jejak Panjang "Kumpul Kebo" dari Zaman Kolonial di Hindia Belanda

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Fenomena hidup bersama tanpa ikatan pernikahan resmi, atau yang populer disebut kumpul kebo, bukanlah praktik baru dalam masyarakat Indonesia. Jejak sejarahnya bisa ditelusuri hingga era kolonial, ketika para pejabat Belanda di Hindia lebih memilih hidup bersama perempuan lokal daripada membawa istri mereka dari Eropa.

  • Hitler dan Paradoks Modernitas Eropa: Kritik dari Perspektif Anti-Kolonial
    Dialetika | 1 tahun lalu
    Hitler dan Paradoks Modernitas Eropa: Kritik dari Perspektif Anti-Kolonial

    DIALEKSIS.COM | Dialektika - Dalam diskursus sejarah, Adolf Hitler kerap dianggap sebagai tokoh anomali dalam imajinasi Eropa. Narasi populer menyebut Eropa sebagai tanah aufklarung atau pencerahan, kemajuan, serta penegakan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia. 

  • Kerkhof Peucut: Saksi Bisu Perjuangan Aceh Lawan Kolonial
    Feature | 1 tahun lalu
    Kerkhof Peucut: Saksi Bisu Perjuangan Aceh Lawan Kolonial

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Di jantung Banda Aceh, di antara hiruk pikuk kota yang perlahan merajut kembali ingatannya, berdiri sebuah tempat yang menyimpan kisah-kisah bisu dari masa lalu. Tempat itu bernama Kerkhof Peucut, sebuah pekuburan sunyi yang luasnya mencapai 150 x 200 meter, tersembunyi di belakang Museum Tsunami Aceh di Jalan Teuku Umar, Kampung Sukaramai.

  • Perbudakan Masa Kolonial Negara Belanda,  Raja Willem-Alexander Minta Maaf ke Pemerintah Indonesia
    Dunia | 2 tahun lalu
    Perbudakan Masa Kolonial Negara Belanda, Raja Willem-Alexander Minta Maaf ke Pemerintah Indonesia

    DIALEKSIS.COM | Dunia - Raja Belanda Willem-Alexander pada Sabtu 1 Juli 2023, meminta maaf atas keterlibatan negaranya dalam perbudakan pada masa lampau yang dampaknya masih terasa hingga sekarang. 

    Permintaan maaf tersebut disampaikan Raja dalam upacara peringatan 160 tahun penghapusan secara legal perbudakan di Belanda, termasuk di negara-negara bekas jajahannya di Karibia.