DIALEKSIS.COM | Nasional - Pasca-Pemilihan Presiden yang bersejarah pada tahun ini, Indonesia memasuki babak baru dalam perkembangan ekonominya. Menyikapi hal ini, Dr. Rustam Effendi, seorang ahli ekonomi ternama dari Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK), memberikan analisis tajamnya terkait kondisi ekonomi tanah air.
DIALEKSIS.COM | Analisis - Prabowo Subianto adalah patriot Bangsa dan negarawan yang handal, yang sudah empat kali bertarung dalam kontestasi pemilihan presiden, dan pemilu 2024 ini adalah kali kelima anak dari ekonom terkemuka Indonesia ini bertarung untuk menjadi pemimpin Bangsa Indonesa. Kebanyakan orang mengatakan, bahwa Prabowo adalah model dan sosok yang rakus dan haus kekuasaan. Jika sebagian kecil saja orang mau berbaik sangka, pertanyaan yang seharusnya diajukan adalah mengapa Prabowo mau sampai berkali “ kali bertarung untuk menjadi presiden ?, jawaban yang tepat dari pertanyaan ini adalah : “Dia adalah sosok yang ingin memperbaiki negeri ini, sosok yang ingin menjadikan Indonesia ini negara yang maju dan kuat, disegani secara ekonomi, politik dan kedaulatan, karena itulah dia mau maju berkali “ kali bertarung menjadi presiden, karena benar-benar ingin memperbaiki negeri ini”. Betapa naif dan kerdilnya jika niat baik ini dipelintir menjadi haus kekuasaan, karena kandidat yang lainnya juga bertarung untuk kekuasaan.
DIALEKSIS.COM | Nasional - Indonesia segera akan memiliki pemimpin baru hasil dari Pemilihan umum presiden dan wakil presiden (Pilpres), pada bulan Febuari 2024. Hal terpenting menyorot kondisi ekonomi jelang Pilpres, guna memastikan Dialeksis.com (21/1/2024) menghubungi Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Econ, seorang Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala.
DIALEKSIS.COM | Nasional - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, membuat gebrakan dalam debat ketiga Pilpres yang berlangsung pada Minggu (7/1). Dengan gagasan ambisius, Ganjar menekankan pentingnya menjadikan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai pusat gravitasi baru bagi Indonesia dalam menghadapi dinamika regional ke depannya.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Indonesia semakin dekat melangsungkan hajat besar pesta demokrasi yakni Pemilu 2024. Lantas seperti apa posisi tawar Aceh dalam konteks politik nasional, khusus saat Pilpres berlangsung. Menjawab hal itu Dialeksis.com berdiskusi mendalam bersama , Aryos Nivada, seorang akademisi FISIP di Universitas Syiah Kuala (USK).
DIALEKSIS.COM | Nasional - Indonesia sebentar lagi akan memasuki tahun politik yang akan digelar pada 2024 mendatang. Hiruk pikuk kontes Pemilihan presiden (pilpres) RI selalu menjadi daya tarik. Bahkan, media dam beberapa lembaga internasional ikut menyoroti dinamika yang terjadi menuju pesta demokrasi ini.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Pihak asing juga ikut memperhatikan pesta politik yang berlangsung di Indonesia. Perusahaan market research asal Australia, Roy Morgan, merilis hasil surveinya terkait Pilpres 2024. Penelitian ini menimbang survei yang dilakukan pada bulan Juli-September 2023 dengan melibatkan 2.630 pemilih.
DIALEKSIS.COM | Nasional - Indonesia akan menjalankan pesta demokrasi yaitu Pemilu Presiden (Pilpres) pada tahun depan. Adanya Pilpres 2024 ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun ada yang perlu diwaspadai oleh pemerintah yaitu angka inflasi.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Mantan petinggi Partai Gerindra Arief Poyuono menilai pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan Jakarta sebagai simbol Jokowi melanjutkan masa jabatannya hingga tiga periode.