DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh menuai kontroversi setelah sejumlah kejanggalan dan keanehan dari hasil seleksi yang diumumkan. Salah satu kejanggalan yang mencolok adalah adanya peserta seleksi yang dinyatakan lulus di dua dinas sekaligus, memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan integritas proses seleksi tersebut.
Guna mengisi kekosongan 18 pejabat eselon IIb atau setara kepala dinas di lingkungan pemerintahan Aceh Selatan, pemkab setempat menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sejak 21 Oktober - 4 November 2019.