Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Klinik Kita
Beranda / Gaya Hidup / Sosialita / Nisa Cuary, hijrah karena dimudahkan

Nisa Cuary, hijrah karena dimudahkan

Selasa, 06 November 2018 13:03 WIB

2018 @nisacuary 

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Allah memudahkan usaha saya, apa saja yang saya inginkan Allah kasih, semuanya mudah, ucap Nisa Cuary membuka dialog tentang proses hijrahnya

Berawal saat Nisa berlibur ke Thailand Oktober lalu, di negeri gajah putih itu Nisa tanpa hijab yang eksis di media membantu rekannya untuk belanja baju dan pernak pernik aksesoris,

Saat perjalanan pulang dari Thailand ke Medan, “satu jam itu nisa berpikir keras, kenapa ya, kok semuanya dimudahkan, terus apa yang nisa berikan kepada Tuhan,” Nisa berkata pada dirinya sendiri.

Padahal menurut Nisa dirinya sudah tidak shalat hampir 2 tahun, dulu sih ada, tapi banyakan tidak shalat, sebutnya

Tiba di rumah, Nisa memakai jilbab milik ibunya, anak pertama dari empat bersaudara ini mantap berjilbab lalu menutup semua seperti disunahkan, alhasil Nisa keluar rumah dengan kesehariannya bergaul bersama rekan – rekannya, “setelah memakai berhijab, Nisa merasa lebih di hargai,”

Meski kata Nisa lingkungannya adalah non muslim Tionghoa, itu tantangan sendiri karena lingkungan Nisa di medan 89 persen adalah non muslim, dan mayoritas cina.

Nisa juga china, dari darah papa, “akunya

Siapa Nisa?

Nisa dikenal luas sebagai sosok yang suka makan, segala hal berkaitan dengan kesehariannya dia dokumentasikan melalui intagram, terutama soal makan, ia berpetualang mencari dan menemukan makanan unik di medan, mulai tradisional hingga internasional, mulai kaki lima hingga bintang lima, semua hal soal makan,

Nisa membantu memperomosikan usaha makanan milik pedang di medan, sumatera utara, dan kemudian Nisa pindah ke Banda Aceh, Ia membuka usaha makanan Ayam Geprek,

Pergaulannya di Banda Aceh 100 persen muslim, bila di medan di hargai karena pilihannya hijrah, namun di banda aceh nisa malah ditanyai, “kok bisa,? dapat hidayah apa? Sejak kapan,? Banyak sekali pertanyaannya.

 Menurut Nisa pertanyaan itu wajar karena sejak awal kenal, teman – teman nisa ngak pernah ditanyai soal agama, mungkin mereka langsung ambil kesimpulan karena muka cina nisa, dan ngak berhijab, "tapi Nisa muslim dari lahir," sebutnya

Namun kini gadis 23 tahun itu mantap berhijab, butuh dorongan juga supaya makin baik lagi.

Editor :
Redaksi

IKLAN SYAMSUL RIZAL ACADEMIC LEADER 2018
Komentar Anda