DIALEKSIS.COM | Aceh Tenggara - Nurhayati Sahali resmi ditunjuk oleh Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam, M.Si, sebagai Ketua Aliansi Perempuan ALA (APALA). Penunjukan ini dilakukan usai Rapat Persiapan Silaturahmi Akbar yang rencananya digelar di Kutacane, Aceh Tenggara, beberapa hari pasca-Lebaran Idul Fitri.
Dalam arahan resminya, Rahmat Salam meminta APALA di bawah kepemimpinan Nurhayati untuk mengonsolidasi seluruh organisasi perempuan di wilayah Aceh Leuser Antara (ALA). Tujuannya, memperkuat sosialisasi perjuangan pembentukan Provinsi ALA. “KP3ALA Pusat akan mendampingi dan mendukung penuh setiap program yang dijalankan APALA,” tegas Rahmad.
Nurhayati Sahali, asal Gayo Lues, menyatakan kesiapannya memikul mandat ini. “Dengan doa dan dukungan bersama, saatnya perempuan ALA bergerak aktif mewujudkan tujuan bersama. Sinergi ini kunci utama keberhasilan,” ujarnya.
Pembentukan Provinsi ALA dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memutus siklus kemiskinan di Aceh. “Provinsi baru ini akan membuka akses pembangunan yang lebih merata,” tambah Nurhayati.
Menelusuri jejak sosok Nurhayati bukanlah nama baru di kancah pemberdayaan perempuan. Pada 2006, ia meraih penghargaan sebagai Perempuan Inspiratif dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam sebuah acara di Takengon, Aceh Tengah.
Kiprah politiknya juga bersinar: pada Pemilu Legislatif 2009, ia terpilih sebagai satu-satunya anggota legislatif perempuan dari PKS di daerahnya. Prestasi ini mengantarkannya meraih penghargaan Tokoh Politik Perempuan tingkat nasional pada 2010 dari sebuah lembaga di Jakarta.
Menutup pernyataannya, Nurhayati mengajak seluruh pihak optimis: “Bersama, Insyaallah Kita Bisa!”