Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Grup Seudati Rumoeh Indatu Aceh Besar Raih Juara III festival Seudati Disbudpar Aceh

Grup Seudati Rumoeh Indatu Aceh Besar Raih Juara III festival Seudati Disbudpar Aceh

Selasa, 06 April 2021 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Grup Seudati Rumoeh Indatu dari Kabupaten Aceh Besar meraih juara III pada festival Seudati yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) provinsi Aceh.


Untuk juara pertama dengan nilai 3505 jatuh kepada Nagan Raya, juara kedua nilai, 3420 jatuh kepada Aceh Utara, juara ketiga nilai 3305 jatuh kepada Aceh Besar, harapan pertama nilai 3220 jatuh kepada Pidie Jaya, harapan kedua nilai 3139 jatuh kepada Bireuen, harapan ketiga nilai 3130 jatuh kepada Aceh Timur.


Hal itu diketahui saat dewan juri membacakan hasil penilaiannya pada malam terakhir festival, Senin (5/4/2021) di Indoor Stage Taman Budaya Banda Aceh.


Dewan juri menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi penilaian diantaranya, materi, kesopanan, kekompakan, ketepatan waktu.


Untuk para juara diberikan plakat, sertifikat dan uang pembinaan masing-masing juara pertama 10 juta rupiah, juara kedua 8 juta rupiah, juara ketiga 7,5 juta rupiah, juara harapan pertama 3,5 juta rupiah, juara harapan kedua 3 juta rupiah, dan juara harapan ketiga 2 juta rupiah.


Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Besar, Dra Zaimah Razali MSi didampingi Kasi Kesenian, Rusydi SAg yang ikut menyaksikan penampilan peserta dari awal hingga akhir mengaku puas dengan hasil yang diraih grup Seudati Aceh Besar.

"Walaupun tidak berhasil meraih juara pertama kami bangga atas penampilan tim. Dengan kondisi yang minim pertandingan dan latihan karena covid-19, tetap raih prestasi, ini suatu kebanggan, "ucapnya.

Di kesempatan yang berbeda Kepala Disdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg mengucapkan terima kasih kepada Bidang Kebudayaan yang terus mendampingi tim/sanggar budaya, sehingga mereka dapat eksis dan berprestasi meskipun dalam keadaan pandemi.

"Kami berharap ini menjadi motivasi dan stimulus untuk membuat seni-seni lain juga ikut tetap bergeliat dan berprestasi di masa-masa akan datang, "pungkasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Teuku Pondek

riset-JSI
Komentar Anda