Kamis, 13 Agustus 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Jelang Musda, Dukungan Nurdiansyah Alasta Diverifikasi Faktual, 9 DPC Sah Mendukung

Jelang Musda, Dukungan Nurdiansyah Alasta Diverifikasi Faktual, 9 DPC Sah Mendukung

Kamis, 13 Agustus 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora
ilustrasi bendera Demokrat . Foto: Net 

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031 mulai memanas menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2026.

Dinamika mengemukan setelah muncul klaim dukungan dari sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Aceh kepada para kandidat. Bahkan, terdapat sejumlah nama daerah yang disebut masuk dalam daftar dukungan lebih dari satu kandidat.

Berdasarkan informasi dari sumber internal Demokrat Aceh yang diperoleh Dialeksis, calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes, telah menjalani verifikasi faktual terkait dukungan pencalonannya pada Rabu (12/8/2026) malam.

Verifikasi tersebut berlangsung di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh. Tim dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat hadir ke Aceh untuk melakukan verifikasi terhadap dukungan para bakal calon.

“Tim DPP datang ke Aceh atas dasar undangan Nurdiansyah sebagai bakal calon karena sebelumnya sudah mendaftar. Dari DPP langsung hadir Ketua Steering Committee (SC) Musda, Made Rai, dan tim lainnya,” ujar sumber tersebut, Kamis. 

Ia mengatakan, proses verifikasi dilakukan dengan mewawancarai satu per satu pihak yang memberikan dukungan kepada bakal calon Ketua DPD Demokrat Aceh.

Menurutnya, proses tersebut sekaligus mengklarifikasi sejumlah klaim dukungan yang sebelumnya beredar, termasuk klaim bahwa Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, telah memperoleh dukungan dari 21 DPC Demokrat se-Aceh.

“Tadi malam satu per satu diwawancarai secara terpisah oleh DPP terkait dukungan sebenarnya ke mana. Selama ini ada klaim bahwa Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar mendapat dukungan 21 DPC Demokrat se-Aceh. Tadi sudah difinalkan sesuai ketentuan peraturan organisasi,” katanya.

Dari hasil verifikasi tersebut, sumber itu mengklaim Nurdiansyah memperoleh dukungan dari sembilan DPC. Jumlah itu, kata dia, berkurang dari 12 pihak yang sebelumnya menyatakan dukungan.

“Awalnya kami berangkat 12 orang, tetapi di tengah jalan ada pihak yang mengintervensi dan menekan tiga orang anggota DPRA yang juga sebagai ketua DPC yaitu Romi Syahputra, H. Tantawi dan Edi Kamal sehingga di pertengahan jalan mereka mundur. Akhirnya tinggal sembilan orang,” ujarnya.

Ia menilai, sembilan dukungan yang telah diverifikasi tersebut membuat Nurdiansyah memenuhi persyaratan sebagai Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh untuk selanjutnya dibawa ke Musda dan ditentukan oleh Ketum AHY. 

Adapun sembilan dukungan tersebut berasal dari sembilan DPC Partai Demokrat, yakni DPC Aceh Selatan, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, Pidie, Gayo Lues, dan Simeulue. 

Menurut sumber tersebut, mekanisme pemilihan Ketua DPD Demokrat Aceh tetap mengacu pada ketentuan internal partai. Musda nantinya dapat menghasilkan maksimal tiga nama calon untuk selanjutnya ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Sementara itu, terkait kandidat lainnya, Sayuti Abubakar disebut belum menjalani verifikasi faktual di Aceh. Namun, sumber tersebut mengaku memperoleh informasi bahwa sejumlah ketua DPC yang belum menjalani verifikasi diarahkan untuk berangkat ke Jakarta guna mengikuti proses verifikasi yang awalnya mereka meminta Verfak di tanggal 18 Agustus.

“Walaupun secara ketentuan itu tidak salah, tetapi pertanyaannya kenapa tidak dilakukan di Aceh saja,” katanya.

Ia menambahkan, hasil verifikasi faktual tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa Nurdiansyah Alasta tidak memiliki dukungan yang cukup untuk maju dalam kontestasi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh.

“Dengan hasil verifikasi semalam, dugaan bahwa Nurdiansyah tidak mendapatkan dukungan menjadi semakin terbantahkan,” pungkasnya yang juga sebagai Ketua DPC. 

Hingga berita ini diturunkan, Dialeksis masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak DPD dan DPP Partai Demokrat terkait hasil verifikasi faktual dukungan para bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh serta mekanisme selanjutnya menjelang Musda pada 19 Agustus 2026.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI