Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Kisah Cinta Andik Vermansyah: Dari Persebaya ke Persiraja

Kisah Cinta Andik Vermansyah: Dari Persebaya ke Persiraja

Jum`at, 09 Februari 2024 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Andik Vermansyah resmi memperkuat Persiraja Banda Aceh untuk mengahadapi Liga 2 Indonesia. Mantan pemain Timnas Indonesia itu telah melakukan penandatangan kontrak bersama Laskar Rencong, Minggu (27/2023). Foto : MO Persiraja


DIALEKSIS.COM | Nasional - Kisah yang melibatkan Andik Vermansyah, sang kapten dari Persiraja Banda Aceh yang terjerat dalam belitan cinta dengan Persebaya Surabaya, sungguh memukau untuk diulas. Perjalanan ini begitu menarik karena ia kini memiliki kesempatan emas untuk mengangkat timnya saat ini ke puncak dan bertemu dengan tim kesayangannya yang sejati.

Tidak diragukan lagi, Andik Vermansyah telah menyimpan cinta mendalam terhadap klub asal Surabaya, Persebaya Surabaya. Keinginan untuk kembali kepada tim berjuluk Bajul Ijo itu telah lama menghantui pikirannya.

Andik Vermansyah telah menjadi bagian dari Persebaya Surabaya pada era Indonesia Super League (ISL), dari tahun 2009 hingga 2013. Pada masa itu, tekadnya untuk menghabiskan sisa karier di klub tersebut begitu teguh.

"Pernah terucap dari bibirku, saya ingin bermain untuk Persebaya, mungkin hingga akhir karier. Saya juga merasa dekat dengan Bonek," ungkap Andik Vermansyah pada tahun 2012.

Namun sayangnya, pada waktu itu, Andik tidak berhasil mencapai kesepakatan dengan tim tersebut. Daripada harus berhadapan dengan Persebaya di masa mendatang, Andik memilih untuk mencoba peruntungannya di Liga Malaysia dengan bergabung bersama Selangor FC.

Setelah lima musim bersama Selangor, Andik kemudian bermain untuk Kedah FA sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Kembalinya ke Indonesia memiliki satu tujuan jelas, yaitu untuk merangkul kembali ke pelukan klub kesayangannya, Persebaya Surabaya.

Namun, nasib berkata lain, ia kembali gagal untuk mencapai kesepakatan dengan Bajul Ijo. Akhirnya, Andik memilih untuk bergabung dengan Madura United. Yang menarik, dalam perjanjiannya dengan Madura, Andik menegaskan bahwa ia tidak akan bermain jika Madura harus bertanding dengan Persebaya di liga.

Meskipun sempat membela Madura United selama satu musim, Andik tetap berusaha untuk kembali ke Persebaya. Namun, sekali lagi ia gagal mencapai kesepakatan dan akhirnya bergabung dengan Bhayangkara FC. Namun, langkahnya itu tak lepas dari kecaman Bonek atas kepindahannya, seperti yang dilaporkan oleh The Guardian.

Setelah empat musim bersama Bhayangkara FC, Andik akhirnya berlabuh di tim Liga 1, Persiraja Banda Aceh. Keputusan ini menarik perhatian karena ia kini memiliki kesempatan untuk membawa tim asal ujung barat Indonesia itu promosi ke Liga 1.

Di babak semifinal playoff Liga 2, tim yang dijuluki Laskar Rencong itu akan menghadapi Semen Padang. Jika berhasil meraih kemenangan, Persiraja akan memastikan promosi ke Liga 1 dan berhadapan dengan tim-tim besar Indonesia, termasuk Persebaya Surabaya.

Dengan demikian, Andik Vermansyah sebagai kapten memiliki peluang besar untuk berhadapan dengan klub kecintaannya, Persebaya Surabaya. Hal ini tentu menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan, di mana kita bisa melihat bagaimana Andik Vermansyah membawa Persiraja Banda Aceh promosi ke Liga 1 dan menghadapi tantangan dari Persebaya Surabaya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda