Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Karena Rasisme dan Tak Dihargai, Ozil Pensiun dari Timnas Jerman

Karena Rasisme dan Tak Dihargai, Ozil Pensiun dari Timnas Jerman

Senin, 23 Juli 2018 18:04 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Reuters

Dialeksis.com - Mesut Ozil mengonfirmasi dirinya pensiun dari tim nasional Jerman.

Ozil mendapat kritikan dari Federasi Sepakbola Jerman (DFB) setelah melakukan pertemuan dengan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sebelum Piala Dunia 2018 dimulai.

Minggu (22/7), sang bintang Arsenal, yang memiliki garis keturunan Turki, memberikan penjelasan bahwa tatap mukanya dengan Erdogan sama sekali tak punya muatan politik.

Ozil merasa tak senang dengan aksi DFB dalam menangani insiden tersebut, terlebih ketika pertemuannya dengan Erdogan dianggap menggangu performanya dan sebagai salah satu faktor tersingkirnya Jerman di fase grup Piala Dunia.

Dalam bagian terakhir dari tiga pernyataan sikap melalui Twitter, gelandang serang berusia 29 tahun tersebut mengumumkan tak lagi melanjutkan kiprah di pentas internasional bersama Jerman.

"Dengan berat hati dan banyak pertimbangan atas kejadian belakangan ini, saya tak akan lagi bermain untuk Jerman di level internasional selagi saya merasakan rasisme dan sikap tidak hormat," tulis Ozil.

"Saya telah mengenakan kostum Jerman dengan penuh rasa bangga dan kegembiraan, tapi sekarang tidak lagi. Keputusan ini sangat sulit untuk dibuat karena saya selalu memberikan segalanya bagi rekan-rekan, staf pelatih dan orang-orang baik di Jerman."

"Namun ketika para petinggi DFB memperlakukan saya seperti sekarang ini, tidak menghormati garis keturunan Turki saya dan secara egois menyebut saya melakukan propaganda politik, maka saya rasa sudah cukup."

"Itu bukan alasan saya bermain sepakbola, dan saya tidak akan diam saja tanpa melakukan apapun. Rasisme seharusnya tidak akan pernah bisa diterima."

Ozil mencatatkan total 92 penampilan bagi Jerman, mengemas 23 gol dan menjalankan peran kunci ketika negaranya sukses menjadi kampiun Piala Dunia 2014 di Brasil. (Goal)

Keyword:


Editor :
Sammy

riset-JSI
Komentar Anda