Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Puncak Mudik Lebaran 2026, Penumpang Merak-Bakauheni Tembus 79 Ribu dalam 8 Jam

Puncak Mudik Lebaran 2026, Penumpang Merak-Bakauheni Tembus 79 Ribu dalam 8 Jam

Jum`at, 20 Maret 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Puncak Mudik Lebaran 2026, Penumpang Merak-Bakauheni Tembus 79 Ribu dalam 8 Jam. [Foto: dok. ASDP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Merak-Bakauheni memasuki fase puncak. Lonjakan penumpang dan kendaraan dari Jawa ke Sumatera meningkat signifikan dalam dua hari terakhir.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat pergerakan pemudik di Pelabuhan Merak dan sekitarnya terus mengalami kenaikan tajam. Berdasarkan data Posko Merak pada Kamis (19/3/2026) pukul 00.00-08.00 WIB atau H-2 Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 79.521 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 66.044 penumpang. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat 27.157 unit atau naik lebih dari 22 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan tren kenaikan ini menunjukkan arus mudik telah memasuki puncaknya sejak awal pekan. Ia memperkirakan kepadatan masih akan berlangsung hingga akhir pekan.

“Mobilitas masyarakat terus meningkat. Kami memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali melalui penguatan operasional di lapangan,” ujar Heru dalam keterangan resmi.

Lonjakan signifikan juga terjadi pada H-3 atau Rabu (18/3/2026), dengan total 163.603 penumpang dan 44.440 kendaraan menyeberang ke Sumatera. Jumlah ini melonjak dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatat 104.321 penumpang dan 27.527 kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak-Bakauheni. Selain itu, rekayasa lalu lintas dilakukan melalui pengalihan ke pelabuhan alternatif serta penerapan sistem penundaan (delaying system) di sejumlah titik penyangga.

Optimalisasi pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) juga diterapkan untuk mempercepat proses layanan di dermaga. Dengan pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera diberangkatkan kembali.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan.

“Pastikan data identitas sesuai dan datang tepat waktu. Melalui aplikasi Ferizy, pengguna juga dapat melakukan penjadwalan ulang maupun pengembalian tiket sesuai ketentuan,” kata Windy.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H-2, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 711.052 orang atau meningkat 3,5 persen dibandingkan tahun lalu. Adapun total kendaraan tercatat 190.479 unit, naik sekitar 9 persen.

Sementara itu, arus sebaliknya dari Sumatera ke Jawa juga mengalami kenaikan. Tercatat 348.766 penumpang telah menyeberang, dengan total kendaraan mencapai 72.696 unit.

ASDP memastikan kesiapan operasional terus ditingkatkan guna menjaga kelancaran arus mudik, sekaligus menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa di tengah tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI