Kamis, 01 Oktober 2026
Beranda / Berita / Nasional / Pendaftaran TKA dan AN 2026 Naik, 95,64 Persen Siswa MA Sudah Terdata

Pendaftaran TKA dan AN 2026 Naik, 95,64 Persen Siswa MA Sudah Terdata

Kamis, 01 Oktober 2026 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kasubdit Kurikulum pada Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama, Abdul Basit (tengah). [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Partisipasi siswa Madrasah Aliyah (MA) dalam pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sebanyak 495.084 siswa MA telah mendaftar TKA dan AN 2026. Jumlah tersebut mencapai 95,64 persen dari total 517.650 siswa MA.

Kasubdit Kurikulum Direktorat KSKK Madrasah Kemenag, Abdul Basit, mengatakan jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2025.

“Alhamdulillah, jumlah siswa MA yang mendaftar TKA dan AN tahun ini mengalami peningkatan,” kata Abdul Basit di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pada 2025, tercatat 445.184 siswa MA yang mendaftar atau sekitar 86,51 persen dari total 514.627 siswa.

Persentase pendaftar MA tahun ini juga sedikit lebih tinggi dibandingkan siswa SMA yang mencapai 95,55 persen.

TKA dan AN 2026 reguler akan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang I digelar 26-29 Oktober 2026, sedangkan gelombang II pada 2-5 November 2026.

Untuk gelombang khusus, ujian mata pelajaran wajib dilaksanakan 31 Oktober-1 November 2026 dan mata pelajaran pilihan pada 7-8 November 2026. Sementara ujian susulan digelar bertahap pada 16-29 November 2026.

Hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 23 Desember 2026.

Abdul Basit juga mengingatkan madrasah agar rutin memperbarui data siswa melalui EMIS. Validitas data menjadi penting, terutama bagi siswa yang berpindah madrasah atau sekolah.

Madrasah diminta memastikan data siswa valid sebelum menerima siswa pindahan, rutin melakukan pembaruan data di EMIS, serta berkoordinasi dengan operator EMIS Kemenag kabupaten/kota.

“Setiap tahun, madrasah harus memastikan para siswanya terdata aktif dan tidak masuk residu di verval peserta didik,” tegasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI