Beranda / Berita / Nasional / Istri KSAL Yudo Ternyata Seorang Polwan

Istri KSAL Yudo Ternyata Seorang Polwan

Selasa, 29 November 2022 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +


AKPB Veronica Yulis Prihayati dan KSAL Yuda Margono . [Foto: Net]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - DPR resmi menerima Surat Presiden atau Surpres terkait calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki pensiun.  

Dalam Surpres itu, Jokowi memilih Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI.

Supres diantarkan langsung Mensesneg Pratikno dan diterima langsung Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan. Selain Puan, terdapat beberapa Wakil Ketua DPR RI seperti Lodewijk Freidrich Paulus dan Rachmad Gobel yang menerima kedatangan Pratikno.

Istri KSAL Yudo Seorang Polwan

Mengetahui informasi tersebut, kami pun langsung melakukan penelusuran mengenai sosok Laksamana Yudo Margono. Menukil informasi dari beberapa sumber, Yudo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Laut (AL) yang diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ke-27 sejak 20 Mei 2020.

KSAL Yudo lahir di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada 26 November 1965 dari sebuah keluarga petani yang hidup sederhana.

Pria yang kini berusia 56 tahun itu menikah dengan Polisi Wanita (Polwan) berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) bernama Veronica Yulis Prihayati.

Veronica diketahui bertugas di Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri. Selain itu ia juga aktif di berbagai kegiatan pembinaan persatuan istri TNI Angkatan Laut seperti memberikan pelatihan keterampilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kepada para anggota dan kegiatan sosial.

Veronica lahir di Yogyakarta dan besar di Kertosono, Jawa Timur. Saat ini rumah tangganya bersama KSAL Yudo telah dikaruniai tiga putra yaitu Novendi Wira Yoga, Ditya Wira Adibrata, dan Noval Wira Abiyuda, serta seorang cucu bernama Jasmine.

Laksamana Yudo Bakal Jalani Uji Kelayakan

Terkait nama Laksamana TNI Yudo Margono dicalonkan sebagai panglima TNI, Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan, pihaknya masih harus melakukan proses pergantian sesuai aturan yang telah ada. Hal ini termasuk uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi I DPR.

Dia mengatakan DPR baru menerima surpres Panglima TNI pada Senin hari ini. Dia membantah spekulasi ada pergantian nama calon Panglima TNI seiring isu pengembalian Surpres pekan lalu.

"DPR baru menerima hari ini tidak ada wacana perubahan nama. Seperti ada spekulasi, bahwa jangan-jangan ada pergantian nama," kata Puan di komplek parlemen, DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Puan langsung membacakan isi Surpres dari Jokowi. Dia menegaskan sesuai isi Surpres, Jokowi memilih Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI.

"Yang diusulkan Presiden Jokowi menggantikan Panglima TNI Andika Perkasa adalah siapa ya? Ini sesuai yang ada di surat ya, adalah Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono," tutur Puan.(Viva)


Keyword:


Editor :
Akhyar

riset-JSI
Komentar Anda