Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Dialeksis Kembali Terverifikasi Faktual Dewan Pers untuk Periode Kedua

Dialeksis Kembali Terverifikasi Faktual Dewan Pers untuk Periode Kedua

Rabu, 31 Desember 2025 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Media online Dialeksis kembali menorehkan capaian penting dengan berhasil mempertahankan status terdaftar dan terverifikasi faktual oleh Dewan Pers untuk periode kedua. [Foto: Ilustrasi AI oleh dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Aceh - Media online Dialeksis kembali menorehkan capaian penting dengan berhasil mempertahankan status terdaftar dan terverifikasi faktual oleh Dewan Pers untuk periode kedua. Capaian ini menjadi perpanjangan verifikasi kedua sejak Dialeksis berdiri pada tahun 2018, sekaligus menegaskan keberlanjutan standar profesional yang tidak mudah dijaga dalam praktik jurnalistik sehari-hari.

Pimpinan Redaksi Dialeksis, Bahtiar Gayo, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, mempertahankan status terverifikasi faktual untuk kedua kalinya bukan perkara mudah, karena menuntut konsistensi, kedisiplinan, serta komitmen tinggi terhadap etika dan kualitas pemberitaan.

“Kami bersyukur dan berbahagia karena Dialeksis kembali dipercaya Dewan Pers melalui verifikasi faktual untuk periode kedua. Menjaga konsistensi agar tetap terverifikasi tentu tidak mudah, namun ini menjadi amanah besar yang harus terus kami jaga,” ujar Bahtiar Gayo, Rabu (31/12/2025).

Bahtiar menegaskan bahwa capaian ini tidak mungkin diraih tanpa dukungan penuh dari para pembaca setia Dialeksis serta berbagai pihak yang selama ini membersamai perjalanan media tersebut.

“Dialeksis tidak berdiri sendiri. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pembaca yang setia dan terus mendukung tumbuh kembang Dialeksis hingga hari ini. Kepercayaan publik adalah fondasi utama keberlangsungan media,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, mitra, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut berkontribusi dalam menjaga ruang informasi yang sehat, objektif, dan berimbang.

Menurut Bahtiar, verifikasi faktual kedua ini semakin meneguhkan komitmen Dialeksis untuk senantiasa patuh terhadap Undang-Undang Pers, ketentuan Dewan Pers, serta Kode Etik Jurnalistik dalam setiap produk pemberitaan.

“Kami berkomitmen menghadirkan pemberitaan yang jujur, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Profesionalisme dan integritas adalah prinsip yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Bahtiar juga menyoroti tantangan media yang semakin kompleks di tengah masifnya arus informasi dan disinformasi di ruang digital. Karena itu, ia memastikan Dialeksis akan terus memperkuat verifikasi data serta disiplin redaksional agar tetap menjadi rujukan publik.

“Di era banjir informasi seperti sekarang, media harus hadir sebagai penjernih. Dialeksis ingin memastikan setiap berita yang kami sajikan dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat nyata bagi publik,” ujarnya.

Ke depan, Bahtiar menyebut Dialeksis akan terus melakukan pembenahan dan penguatan internal redaksi, baik dari sisi kualitas jurnalistik maupun kedalaman pemberitaan. Ia berharap Dialeksis dapat terus berkontribusi positif bagi demokrasi dan kehidupan pers yang sehat di Indonesia.

“Verifikasi ini bukan akhir perjalanan, melainkan tonggak untuk melangkah lebih jauh dengan tanggung jawab yang semakin besar,” pungkas Bahtiar Gayo. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI