Beranda / Berita / Nasional / Bandara Soekarno-Hatta Larang Bawa Powerbank ke Pesawat

Bandara Soekarno-Hatta Larang Bawa Powerbank ke Pesawat

Sabtu, 10 Maret 2018 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +



Dialeksis.com, Jakarta- Bandara Soekarno Hatta mengeluarkan peraturan baru mengenai ketentuan untuk membawa powerbank ke pesawat. Aturan ini didasarkan pada ketentuan dari International Air Transport Association (IATA).

Berdasarkan informasi yang diunggah dari akun Twitter Bandara Soekarno-Hatta, powerbank yang dapat masuk dalam kabin dibatasi di bawah 100Wh. Sementara untuk powerbank di atasnya memerlukan persetujuan maskapai bersangkutan.

Powerbank di bawah 100Wh dapat dibawa dalam bagasi kabin, di atas 100Wh dan di bawah 160Wh perlu persetujuan pihak maskapai untuk dibawa ke bagasi kabin, sedangkan di atas 160Wh dilarang," tulis akun Twitter Soekarno-Hatta seperti @CGK_AP2.




Sebagaimana dilansir liputan 6, Aturan mengenai pembatasan kapasitas powerbank ini masuk dalam Annex 17 doc 8973 dan Annex 18 dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan IATA. Sedangkan Kementerian Perhubungan menurunkannya dalam Peraturan Menteri Perhubungan no 80 tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Sipil Nasional.

Meski ada pembatasan, para pemilik powerbank tidak perlu khawatir berlebihan saat ingin naik pesawat karena sebagian besar powerbank biasanya memiliki rating di bawah 100 Wh.

Bersama dengan korek api, alat bantu medis, dan sejumlah jenis barang lain, powerbank termasuk dalam kategori benda berbahaya yang dibolehkan untuk dibawa ke kabin pesawat (permitted dangerous goods), mengacu pada lampiran Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 80 Tahun 2017 .

Namun, seperti diterangkan sebelumnya, terdapat kriteria dangerous goods yang boleh dibawa ke kabin.

Korek api bisa dibawa ke pesawat dengan syarat melekat pada setiap orang (dibawa sendiri, bukan ditaruh di dalam tas, on person) dan tidak mengandung bahan bakar cair yang tidak terserap.

Sementara, powerbank yang diizinkan dibawa ke dalam pesawat harus memiliki rating di bawah 160 Wh.

Dikutip dari Kompas.com,  Kapasitas powerbank (daya tampung) biasanya dinyatakan dalam satuan miliampere-hour (mAh), yakni keluaran arus yang bisa diberikan dalam satu jam.

Durasinya tergantung besar arus yang diberikan. Powerbank 10.000 mAh bisa memberikan arus 10.000 mAh selama satu jam, atau 5.000 mAh selama dua jam.

Sementara, Wh adalah satuan yang menyatakan rating keluaran energi maksimal sebuah powerbank. Satuan Wh memudahkan komparasi rating energi antara tipe baterai yang berbeda-beda.(dbs)


Keyword:


Editor :
HARIS M

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda