Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Bajoe-Kolaka hingga Mei 2026

ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Bajoe-Kolaka hingga Mei 2026

Senin, 13 April 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunda jadwal pengalihan sementara lintasan penyeberangan Bajoe-Kolaka menjadi Siwa-Kolaka. [Foto: dok. ASDP]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunda jadwal pengalihan sementara lintasan penyeberangan Bajoe-Kolaka menjadi Siwa-Kolaka. Kebijakan yang semula direncanakan berlaku mulai 10 April 2026 itu kini diundur dan dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei hingga 1 Juni 2026.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan penyesuaian dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh. Ia menegaskan langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelancaran layanan.

“Penyesuaian jadwal ini kami lakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kesiapan teknis dan kondisi operasional di lapangan,” ujar Heru dalam keterangannya. “Kami ingin memastikan pengalihan lintasan nantinya tidak mengganggu arus penyeberangan maupun distribusi logistik.”

ASDP juga mencermati tingginya volume kendaraan pasca-Lebaran, khususnya angkutan logistik, sebagai faktor utama penundaan. Lonjakan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kepadatan jika pengalihan lintasan dipaksakan tanpa persiapan matang.

Data perusahaan mencatat, sepanjang Januari 2025 hingga Maret 2026, Pelabuhan Bajoe melayani sekitar 31 ribu penumpang dan 62 ribu unit kendaraan. Angka tersebut menunjukkan tingginya aktivitas penyeberangan sekaligus peran strategis lintasan Bajoe-Kolaka dalam mendukung konektivitas antarwilayah.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Bajoe Anom Sedayu memastikan operasional lintasan Bajoe-Kolaka tetap berjalan normal selama masa penyesuaian. 

“Kami memastikan layanan tetap berjalan seperti biasa agar kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ke depan, ASDP berencana menerapkan sistem digitalisasi tiket Ferizy di lintasan Siwa-Kolaka untuk meningkatkan efisiensi layanan. Perusahaan optimistis, dengan kesiapan operasional dan koordinasi lintas pihak, pengalihan lintasan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu arus penumpang maupun distribusi logistik. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI