Beranda / Berita / Nasional / Ajak Mahasiswa Kawal Pemilu 2024, Mahfud MD: Mari Laksanakan dengan Penuh Kejujuran

Ajak Mahasiswa Kawal Pemilu 2024, Mahfud MD: Mari Laksanakan dengan Penuh Kejujuran

Selasa, 14 November 2023 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Mahasiswa diharapkan bisa menjadi salah satu garda terdepan bangsa dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Bukan hanya sekadar berpartisipasi dengan menyalurkan hak suaranya.

“Mari laksanakan pemilu dengan penuh kejujuran dengan prinsip demokrasi yang berkeadaban. Tidak boleh ada kecurangan, tidak boleh ada money politic, dan tidak boleh ada tekanan politik,” ucap calon wakil presiden Mahfud MD melalui keterangannya di Jakarta, Senin (13/11/2023).

Mahfud berharap Pemilu 2024 dapat berjalan secara jujur, adil, dan damai, tanpa adanya kecurangan sedikitpun. Pemilihan dalam pesta demokrasi haruslah menggunakan hati nurani. Jangan sampai hanya karena ada iming-iming sesuatu membuat Pemilu tidak berjalan dengan adil.

Ajakan itu disampaikan Mahfud saat orasi ilmiah kebangsaan dalam acara Resepsi Puncak Hari Lahir Ke-XVI Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara, di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (12/11/2023).

Mahfud pun menegaskan, dirinya tidak akan memanfaatkan momen mengisi orasi ilmiah ini sebagai ajang politik praktis. Dia mencontohkan, menggunakan kampanye elektoral ini untuk mengajak para mahasiswa memilih pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Sebab, menurut Mahfud, langkah tersebut tidak efektif. Apalagi mahasiswa adalah kaum intelektual sehingga tidak ada gunanya melakukan ajakan untuk memilih dirinya.

“Tidak adanya gunanya saya bicara politik praktis," ujarnya.

Mahfud menambahkan, dirinya selalu mengutamakan politik inspiratif sebagaimana yang didapatkannya dari Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Atas dasar itulah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini meminta agar pemilu dilaksanakan dengan penuh kejujuran dan adil. Dia juga mengingatkan agar jangan ada pihak-pihak yang mencoba melawan aspirasi rakyat dengan cara-cara tidak adil.

“Bagi siapapun merasa dekat atau karena dibayar karena ketokohannya, maka saya katakan pada saat pemilu kembali ke hati nurani masing-masing,” pesannya.

Ditegaskan Mahfud, kepemimpinan Indonesia tidak akan pernah baik, jika ada pemimpin lahir dari kecurangan. Dan dia mengajak agar para BEM PTNU tidak terlibat di dalam kecurangan tersebut.

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda