Selasa, 09 Juni 2026
Beranda / Berita / Nasional / Aher ke Banda Aceh, Kasibun Daulay: Pak Gub Tetap Melekat sebagai Gubernur Segudang Prestasi

Aher ke Banda Aceh, Kasibun Daulay: Pak Gub Tetap Melekat sebagai Gubernur Segudang Prestasi

Selasa, 09 Juni 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Ratnalia

Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si atau Aher di Banda Aceh bersama jajaran DPW PKS Aceh. Foto: for Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh, Kasibun Daulay, SH, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si atau Aher di Banda Aceh.

Kasibun mengatakan, Ahmad Heryawan saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Berdasarkan catatan DPR RI, Aher memang tercatat sebagai Ketua BAM DPR RI dan aktif membawa agenda penyerapan aspirasi masyarakat melalui lembaga tersebut.

Menurut Kasibun, kehadiran Aher ke Banda Aceh bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi juga bagian dari tugas kelembagaan dalam menjalankan fungsi BAM DPR RI sebagai kanal aspirasi masyarakat.

“Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si saat ini menjabat Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI. Kehadiran beliau ke Banda Aceh juga dalam rangka menjalankan tugas sebagai Ketua BAM DPR RI,” ujar Kasibun kepada Dialeksis, Selasa (9/6/2026).

Namun demikian, kata Kasibun, panggilan “Pak Gub” tetap melekat kuat pada sosok Aher. Sebab, memori publik terhadap Aher tidak bisa dilepaskan dari rekam jejaknya sebagai Gubernur Jawa Barat dua periode. Aher memimpin Jawa Barat pada 2008-2018, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

“Panggilan yang melekat dengan beliau tetaplah Pak Gub. Hal itu tidak berlebihan, karena memori masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat politik, tetap mengingat Aher sebagai gubernur segudang prestasi yang pernah memimpin dua periode salah satu provinsi terbesar di Indonesia,” kata Kasibun.

Kasibun mengaku berkesempatan berdiskusi ringan bersama Aher dengan jajaran pimpinan DPW PKS Aceh di Banda Aceh. Diskusi berlangsung santai dalam suasana ngopi sore, tetapi menyentuh banyak isu strategis kebangsaan.

“Sore tadi bersama pimpinan DPW PKS Aceh, kami berkesempatan diskusi ringan dengan Aher sambil ngopi sore. Temanya beragam, tetapi satu hal yang sangat beliau perhatikan adalah soal kemandirian protein di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Kasibun, Aher banyak membagikan pengalaman selama dua periode memimpin Jawa Barat, terutama terkait penguatan ketahanan pangan, produksi lokal, dan pentingnya negara membangun kemandirian protein bagi rakyat.

Kasibun menilai gagasan kemandirian protein sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia hari ini. Isu tersebut tidak hanya berkaitan dengan konsumsi pangan, tetapi juga menyentuh kualitas sumber daya manusia, penanganan stunting, penguatan ekonomi petani, peternak, nelayan, hingga kemandirian daerah.

“Bagi Aceh, gagasan ini sangat penting. Aceh punya laut yang luas, potensi perikanan besar, sektor peternakan, pertanian, dan sumber daya lokal yang dapat dikembangkan. Jika dikelola dengan baik, Aceh bisa menjadi salah satu daerah penyangga kemandirian protein nasional,” tambah Kasibun.

Ia menyebut, diskusi dengan Aher terasa singkat karena diisi oleh banyak pengalaman dan gagasan. Apalagi, suasana pertemuan berlangsung hangat, sederhana, dan penuh kekeluargaan.

“Diskusi dengan tokoh yang kaya pengalaman membuat waktu terasa sangat singkat. Apalagi ditemani kopi asli dari Amerika Latin, suasananya semakin padu,” ucapnya.

Kasibun berharap Aher terus diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai Ketua BAM DPR RI. Ia juga berharap pengalaman Aher dalam pemerintahan dapat terus menginspirasi kader PKS, masyarakat Aceh, dan Indonesia secara luas.

“Semoga sehat terus Aher, selalu sukses dalam menjalankan tugas, dan terus menginspirasi Indonesia. Aamiin,” pungkas Kasibun.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI