Rabu, 12 Agustus 2026
Beranda / Berita / Nasional / 34 PTKIN Indonesia Tembus Ranking Dunia OpenAlex 2026, Ini 5 Teratas

34 PTKIN Indonesia Tembus Ranking Dunia OpenAlex 2026, Ini 5 Teratas

Rabu, 12 Agustus 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

34 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Indonesia tercatat dalam Transparent Ranking of Universities: OpenAlex Edition, July 2026, yang diterbitkan oleh Cybermetrics Lab, Instituto de Políticas y Bienes Públicos (IPP-CSIC), Spanyol. [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Sebanyak 34 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Indonesia masuk dalam Transparent Ranking of Universities: OpenAlex Edition, July 2026 yang diterbitkan Cybermetrics Lab, Spanyol.

Pemeringkatan ini menggunakan data publikasi ilmiah pada OpenAlex Database dengan indikator utama jumlah artikel yang masuk kategori Top 1% Most Cited Papers dan indikator sekunder Top 10% Most Cited Papers.

Data yang digunakan berasal dari publikasi periode 2021-2025 dan mencakup hampir 17.400 perguruan tinggi di dunia.

Dari 34 PTKIN tersebut, terdiri dari 22 UIN, 11 IAIN, dan 1 STAIN. Posisi teratas PTKIN Indonesia ditempati UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, disusul UIN Raden Intan Lampung, UIN Sumatera Utara, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

UIN Sunan Kalijaga tercatat berada di peringkat 25 nasional dan 2.022 dunia. Kampus tersebut memiliki 12 publikasi dalam kategori Top 1% Most Cited Papers dan 154 publikasi dalam kategori Top 10% untuk periode 2021-2025.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Suyitno, menyebut masuknya puluhan PTKIN dalam pemeringkatan tersebut menjadi indikator positif perkembangan kualitas riset dan publikasi ilmiah.

Menurutnya, publikasi tidak cukup hanya banyak, tetapi harus memiliki kualitas, relevansi, dan dampak bagi masyarakat serta komunitas akademik global.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Sahiron, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya tradisi akademik dan riset di lingkungan PTKIN.

Ia mendorong PTKIN terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kolaborasi internasional, serta menghasilkan penelitian yang memiliki kebaruan, kualitas metodologis, relevansi sosial, dan pengaruh ilmiah.

Sahiron menegaskan, pemeringkatan tersebut tidak semata-mata harus dilihat sebagai kompetisi antarkampus, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat budaya akademik dan meningkatkan kontribusi PTKIN dalam percakapan ilmiah global.

Masuknya 34 PTKIN dalam Transparent Ranking OpenAlex 2026 sekaligus menunjukkan semakin terlihatnya kontribusi perguruan tinggi Islam negeri Indonesia dalam lanskap penelitian internasional. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI