Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Kapolres: Kejahatan Konvensional dan Transnasional di Aceh Selatan Menurun pada 2025

Kapolres: Kejahatan Konvensional dan Transnasional di Aceh Selatan Menurun pada 2025

Jum`at, 02 Januari 2026 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah. [Foto: Humas Res Asel]


DIALEKSIS.COM | Tapaktuan - Polres Aceh Selatan mencatat penurunan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang 2025. Total terdapat 406 kasus, turun 19 kasus atau 4,47 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 425 kasus.

Data tersebut disampaikan Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah dalam konferensi pers akhir tahun di Aula Bharadaksa Polres Aceh Selatan, Jumat (2/1/2025). Penurunan tercatat pada kejahatan konvensional dan transnasional.

Kejahatan konvensional pada 2025 tercatat 308 kasus, menurun dari 320 kasus pada tahun sebelumnya. Kejahatan transnasional juga turun dari 81 kasus menjadi 74 kasus. Namun, kejahatan terhadap kekayaan negara justru meningkat dari 6 kasus pada 2024 menjadi 9 kasus pada 2025. Sementara itu, kejahatan berimplikasi kontinjensi tercatat nihil.

Sepanjang 2025, Polres Aceh Selatan juga mengungkap sejumlah kasus menonjol, antara lain pembunuhan terhadap anak, penambangan ilegal, penyimpangan minyak dan gas (migas), pencurian kendaraan bermotor, serta pencurian dengan kekerasan.

Selain penanganan kriminalitas, Polres Aceh Selatan terlibat dalam penanganan banjir bandang di wilayah Trumon yang berdampak pada lima kecamatan dan 25 desa. Sebanyak 4.574 jiwa terdampak dan 873 unit rumah mengalami kerusakan, sementara 611 warga sempat mengungsi di empat lokasi tanpa adanya korban jiwa. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI