Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Buronan Interpol Bos Mafia Inggris Dideportasi dari Bali

Buronan Interpol Bos Mafia Inggris Dideportasi dari Bali

Rabu, 08 April 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

DIALEKSIS.COM | Denpasar - Kantor Imigrasi Ngurah Rai bersama Sekretariat NCB Interpol Indonesia mendeportasi seorang warga negara Inggris berinisial SL (45), yang diketahui sebagai buronan internasional, Selasa (7/4/2026). Deportasi dilakukan melalui penerbangan QG689 rute Denpasar-Jakarta, sebelum dilanjutkan dengan penerbangan GA088 tujuan Jakarta-Amsterdam.

Sebelumnya, SL diamankan oleh petugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu, 28 Maret 2026. Ia ditangkap saat tiba dari Singapura setelah sistem keimigrasian mendeteksi namanya sebagai subjek Red Notice Interpol.

Berdasarkan hasil koordinasi dan data intelijen, SL diduga merupakan pimpinan organisasi kriminal internasional. Ia disebut berperan sebagai pengendali jaringan dalam operasi perusahaan fiktif serta tindak pidana pencucian uang (money laundering) lintas negara.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menegaskan bahwa pengamanan hingga deportasi ini menjadi bukti efektivitas sistem pengawasan keimigrasian yang terintegrasi.

“Pendeportasian ini adalah langkah nyata komitmen kami dalam menjaga kedaulatan negara. Kami tidak akan membiarkan wilayah Indonesia, khususnya Bali, menjadi tempat pelarian atau basis operasi bagi pelaku kriminal internasional. Pengawasan keimigrasian yang ketat adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dari potensi ancaman asing,” ujar Bugie.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi penegak hukum, baik di dalam negeri maupun internasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap perlintasan orang asing dapat terpantau secara akurat, sekaligus mencegah potensi ancaman kejahatan lintas negara yang dapat mengganggu stabilitas nasional. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI