Beranda / Gaya Hidup / Kelompok Hindu Tegur Keras, Netflix Hapus Film Annapoorani yang Dibintangi Nayanthara

Kelompok Hindu Tegur Keras, Netflix Hapus Film Annapoorani yang Dibintangi Nayanthara

Sabtu, 13 Januari 2024 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Bintang Tamil Nayanthara berperan sebagai Annapoorani, perempuan dari kasta Brahmana yang bercita-cita menjadi koki. Sayangnya, film tersebut telah dihapus di Netflix karena dianggap menyakiti sentimen agama Hindu. [Foto: Zee Studios]


DIALEKSIS.COM | India - Sebuah film India yang mendapat reaksi keras karena "menyakiti sentimen agama Hindu" telah dihapus dari Netflix, beberapa hari setelah mulai ditayangkan.

Netflix mengatakan film berbahasa Tamil - Annapoorani: The Goddess of Food - dihapus atas "permintaan pemberi lisensi".

Film ini dibintangi oleh aktris Nayanthara sebagai seorang perempuan Brahmana Hindu yang bercita-cita menjadi seorang koki.

Dia ditampilkan menentang keyakinan agama keluarganya dan makan daging serta belajar memasaknya. Padahal, Brahmana tidak makan daging, sesuai dengan aturan kasta yang kaku.

Anggota organisasi Hindu garis keras keberatan dengan adegan ini dan adegan lain dalam film tersebut, termasuk adegan di mana aktris tersebut terlihat melakukan shalat, sebelum memasak nasi briyani.

Beberapa umat Hindu juga tersinggung dengan adegan di mana seorang tokoh Muslim mengatakan bahwa dewa Hindu, Ram, sedang makan daging.

Kasus ini juga telah diajukan ke polisi di negara bagian Madhya Pradesh terhadap Nayanthara dan dua orang lainnya yang terkait dengan film tersebut.

Annapoorani yang dirilis di bioskop pada tanggal 1 Desember 2023 telah mendapat tinjauan beragam dari para kritikus. Film tersebut dipuji karena menampilkan seorang wanita dari keluarga ortodoks mengikuti mimpinya, tetapi beberapa kritikus menyebut sejumlah subplot dikerjakan kurang matang.

Namun kontroversi dimulai beberapa minggu kemudian ketika orang-orang menontonnya di Netflix, yang mulai streaming pada tanggal 29 Desember 2023.

Meskipun ada yang mengatakan mereka senang karena film tersebut dihapus dari Netflix, ada pula yang menyatakan kecewa. Aktris Parvathy Thiruvothu mengatakan hal ini akan menjadi "preseden berbahaya". [BBC]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda