Logo Dialeksis - Masker
Beranda / Gaya Hidup / 4 Tren Hits yang Bakal Mewarnai Dunia Fashion di Tahun 2021

4 Tren Hits yang Bakal Mewarnai Dunia Fashion di Tahun 2021

Minggu, 03 Januari 2021 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Ilustrasi  tren fashion yang bakal naik daun di tahun 2021 [Dok. CNN Indonesia]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pandemi turut memengaruhi peta dunia mode. Sebagian besar aktivitas yang dilakukan di rumah membuat pilihan busana dan riasan wajah jadi lebih sederhana. 

Perubahan ini pun diakomodir para desainer tanah air. Terbukti dalam perhelatan Jakarta Fashion Week 2021, banyak bermunculan busana serba santai dan berpotongan longgar yang nyaman.

Hingga penghujung 2020, pandemi tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda akhir. Pada 2021 orang masih bergulat dengan kondisi kurang lebih serupa. Bagaimana dengan tren mode di tahun 2021?

1. Fungsional VS Total

Desainer Amot Syamsuri Muda memprediksi bakal banyak orang yang berdandan total di tahun 2021 mendatang. Bukannya apa-apa, pilihan untuk dressed up secara total menjadi cara masyarakat untuk balas dendam terhadap kungkungan di tahun 2020.

"Harapannya opposite look scheme, revenge. Sekarang bisanya kangen-kangen doang, kangen travelling, kangen kumpul-kumpul. Tahun depan begitu kondisi membaik, orang bakal dressed up total, padahal cuma buat nongkrong di kafe," ujarnya beberapa waktu lalu.

Senada dengan Amot, desainer Wilsen Willim berpendapat, ke depan tren mode akan terpecah. Ada yang fungsional dan sederhana, ada pula yang dressed up secara total.

2. Sustainable fashion

Sejak beberapa tahun ke belakang, isu fesyen berkelanjutan telah marak digerakkan oleh sejumlah desainer atau label mode tertentu. Isu ini diprediksi bakal cukup mewarnai industri fesyen tahun 2021.

"Orang mulai fokus ke eco-friendly, sustainable fashion. Tapi saya rasa, it should be a norm," ujar Wilsen dalam kesempatan serupa.

3. Kembali ke pashmina

Banyak hal yang berubah di 2020, termasuk modest fashion. Jika sebelumnya populer dengan hijab glamor, penuh detail, dan penggunaan kain bertumpuk, maka tidak demikian dengan 2021.

Alih-alih menggunakan hijab yang modis, banyak perempuan diprediksi beralih kembali menggunakan pashmina. Desainer Ria Miranda mengatakan, tren pada modest fashion akan kembali ke awal di sekitar tahun 2010, saat pashmina masih digandrungi.

"Tren hijab balik ke pashmina. Prediksi kami masih sama, hijab yang praktis dan nyaman. Busana pun demikian, dari cutting, bahan yang nyaman dipakai di rumah dan bisa untuk keluar rumah juga," imbuhnya.

4. Warna penuh harapan

Tren warna 2021 tampaknya mencerminkan harapan, optimisme, dan penyegaran dari 2020 yang penuh tantangan. Mengutip dari laman resminya, Pantone Color Institute telah merilis prediksi tren warna yang terinspirasi dari alam.

Warna bisa dibagi menjadi dua, di antaranya New York Pallete yang cenderung vibrant dan Core Classic yang lebih kalem dan bisa dimanfaatkan di segala suasana.

New York Palette

- Marigold, warna oranye keemasan dengan suntikan warna kuning ini memberikan kehangatan.

- Cerulean, warna biru langit yang tenang dan cerah.

- Rust, warna coklat yang terinspirasi dari daun-daun di musim gugur.

- Illuminating, warna kuning yang ramah, penuh keceriaan dan semangat optimisme.

- French blue, rona biru yang mengingatkan akan kota Paris, Prancis.

- Green ash, warna hijau mint yang mendinginkan dan menenangkan.

- Burnt coral, warna coral yang mengekspresikan keramahan.

- Mint, memberikan kesan seperti daun mint yang menyegarkan.

- Amethyst orchid, mengambil warna ungu bunga anggrek yang unik.

- Raspberry sorbet, warna buah raspberry yang cerah, menyiratkan kejutan yang menggiurkan.

Core Classic

- Inkwell, warna biru yang dalam dan intens.

- Ultimate grey, warna abu yang menawarkan ketenangan dan keyakinan.

- Buttercream, warna putih menjelang krem yang lembut dan sederhana.

- Desert mist, warna mirip pasir yang dihaluskan.

- Willow, mengingatkan kanopi hijau pepohonan rindang yang siap menyembunyikan sesuatu.


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda