Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Feature / Steffy Baruse: Saya Bukan Pelakor

Steffy Baruse: Saya Bukan Pelakor

Jum`at, 16 Agustus 2019 22:11 WIB

Font: Ukuran: - +

DIALEKSIS.COM - Cinta itu  ketika mendayu dayu , mengalun merdu,  penyejuk sukma. Namun cinta ketika menjadi bara, ganasnya bisa melibihi terjangan ombak samudra. Kisah cinta perjalanan hidup manusia, kini menerpa orang nomor satu di Aceh.

Selama ini publik bertanya tanya, bagaimana hubungan antara Darwati dengan Steffy Baruse? Keduanya menemani perjalanan hidup Irwandi Yusuf, gubernur non aktif. Pertanyaan itu kini terjawab dan menjadi pembahasan.

Steffy secara terang terangan mengungkapkan  ke publik, tentang dirinya dengan Darwati . Walau Steffy tidak menyebutkan nama,  dan menyebutkan ini fiksi, namun unggahan di instagramnya tergambar jelas kepada siapa dia tujukan tulisanya yang cukup panjang.

Steffy tidak terima bila disebutkan dia sebagai Pelakor (perebut laki orang). Kalau dia sudah membuat Darwati bercerai, baru boleh dikatakan pelakor. Selama Darwati masih dengan Irwandi, menurut Steffy itu bukan pelakor.

Stefy juga menyebutkan ini hukum karma. Hanya caranya yang berbeda. Steffy menyebutkan caranya blak blakan, tidak halus, tidak pintar berpura pura, tidak bisa main drama.

Testimoni itu diungah di instagram miliknya, Jumat (16/8/2019) pagi.  Steffy menceritakan  ketika dia menjenguk pak bos. Lagi asik mengobrol, tiba tiba datang nyonya dan berteriak pelakor.

Steffy tidak terima disebut pelakor. Lihatlah unggahan instagramnya, dengan terang- terangan Steffy membantah dia dikatakan sebagai pelakor.

 Tadi pagi pas lagi jenguk pak bos lagi asyik ngobrol mendadak nyonya datang dan teriak pelakor. Terus saya tanya balik, bu kalo saya udah bikin ibu bercerai baru boleh diteriakin  saya pelakor. Selama ibu masih ama bapak saya bukan pelakor.

Nah pelakor itu perebut laki orang. Jangan neriakin diri sendiri ke saya ya bu. Ingat masa lalu dan ngaca. Anyway. jangan cuma datang jenguk karena mau masuk Koran ya bu.

Sesekali datang itu mbok ya karena ibadah. Bukan cari atensi masyarakat.Aduh kapan ya saya sepandai ibu nahan emosi, manis2 didepan tapi dibelakang beeeeehhhhhhhh. Politikus sejati.

Steffy tidak hanya sampai disitu mengeluarkan unek uneknya. Kalimatnya panjang. Bukan hanya soal sebutan Pelakor dan karma, Steffy juga menuliskan soal harta, dimana dia tidak terima bila dituding ingin juga merebut harta. Dia juga tidak mempersoalkan Irwandi mau dengan siapa.

Buat saya bu, bapak ma sama ibu, atau sama saya yang penting bebasin dulu aja.perkara dimana dia pada ahirnya, beneran deh bu, sumpah ga peduli. Ga pa2 dia mau sama saya, sama ibu, atau mungkin sama orang lain. Asal dia senang aja.  Kalau dia sama orang lain ya udah kita lanjutin hidup sih. Ngapain ribet.

Oooo pantesan karena semua dianggap milik pribadi sih makanyastres kalo hilang.coba kalo tau semuanya hanya pinjaman, pasti enteng2 aja yakaaaaaan.

Selain kalimat itu, Steffy juga merangkai kata yang cukup panjang. Lihatlah apa yang dituangkan Steffy di instagramnya.

Apa pelajaran berharganya? Ingat aja semua yang ada di bumi ini hanya PINJAMAN SEMATA. Milik Allah. Jangan berlebihan kecintaanya. Kalo ada sayangilah, kalo gak ada ikhlaskan. Legowo cuy.  Ngerebut sih dulu makanya parno sendiri kan.

Yang menyedihkan bukan bilang kamu mau ambil suami saya? Malah bilang kamu mau merebut harta saya kan? Dalam hati ( ini laki dalam penjara dia mikirin uang). So gw jawab, bu…… gimana kalo kita bikin perjanjian hitam diatas putih. Saya tidak akan menyentuh uang anda sepeserpun, tapi kita damai2 aja y. jangan mimpi kamu sampai mati tidak akan. Ketawa aja deh.

Soal karma, Steffy menulisnya juga panjang. Dia bagaikan ingin membandingkan caranya mendapatkan Irwandi Yusuf dengan cara Darwati. Lihatlah tulisanya.

Ketika nyonya berusaha klarifikasi tapi lupa hampir digebukin masa sekampung dan di umpetin dalam lemari.

Intinya ga mau di zolimin, jangan menzolimi. Mau dihargai, belajar menghargai. Sebelum neriakin orang berkaca dulu. Kita Cuma beda caranya nyonya. Anda halus, saya blak2an. Anda pintar pura pura saya enggak bisa drama. Anda berkoar2 mencari simpatisan saya berkoar2 untuk kebenaran ga peduli dibenci orang.

Karena kita memank beda nyonya. Anda terlalu tinggi, saya berpijak di tanah.

Mungkin hampir 1000 atau lebih warga anda japri ke saya tentang anda dan klarifikasi anda. Saya tidak pernah kepohin hidup anda sejak dulu. Jangan didepan dan dibelakang lain. Belajarlah bersikap apa adanya, jangan ADA APANYA  dari rakyat jelata.

Tidak puas dengan sejumlah tulisan itu, Steffy kembali mengurai kalimat. Pesannya untuk kaum wanita antara single dan memiliki pasangan. Ini kalimat yang dihembuskan Steffy di dunia maya.

Buat semua para wanita dimuka bumi ini. Kita hidup emank ditakdirkan berpasang2an. Tapi tidak berpasanganpun tak mengapa. Single jauh lebih baik dari pada bareng tapi penuh air mata. Jadi buat saya, dan kamu semua. Kalo nanti suatu hari pasangan kita memilih wanita lain, tolong ihklas kan dan kita jangan menyalahkan orang lain.

Intropeksi diri dan jaga harga diri kita lebih dari, bukan didepan manusia banyak, tapi ke diri sendiri yang paling mengenal diri kita. Life must go on.

Jangan pernah mengantungkan hidup kita pada siapapun selain kepada Allah semata. Tidak juga pasangan kita. Hidup kita untuk diri kita.

Steffy juga menyebutkan cerita ini hanya fiktif belaka. Jika terdapat kesamaan nama tempat dll hanyalah sebuah kebetulan. Ambil hikmahnya dan jadikan pelajaran.

Sehubungan dengan tulisan panjang Steffy Baruse di media instagram miliknya, Dialeksis.com sudah berupaya meminta tanggapan Darwati. Namun tokoh politikus ini tidak memberikan tanggapan. Telpon yang dihubungi walaupun masuk tetap tidak diangkat, demikian dengan SMS tidak dibalas.

Namun Darwati A Gani seperti tidak menanggapi dan membalas  apa yang disampaikan Steffy di instagramnya. Darwati hanya menyindir halus tentang kehidupanya saat ini, dia membuat status yang singkat dengan mengupload fotonya.  Selamat pagi jangan lupa bahagia. Lagi nonton drama Korea, ada animasi ketawa.

Sementara di akun FB milik Darwati, Jumat (16/8/2019) dia mencerikan bagaimana kondisi Irwandi saat dijenguknya paska majlis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta menambah vonis hukuman Irwandi Yusuf dari 7 tahun menjadi 8 tahun.

Darwati  akan pulang ke Banda. Tetapi dia kepikiran terus dengan Irwandi. Darwati ingin memeluk Irwandi walau hanya sebentar.

Namun diluar dugaan, waktu Darwati dengan Irwandi bisa lebih panjang dari biasanya. Gubernur Aceh non aktif ini dibawa ke RSU Abdi Waluyo, karena kesehatanya menurun. Setelah cek darah dan beberapa pemeriksaan kesehatan lainya, Irwandi disarankan untuk istirahat.

“Mungkin Allah mendengar doa kami, doa orang yang terzalimi, memberikan waktu yang lama untuk bersama sama,” tulis Darwati di akun FB miliknya.

Darwati bisa makan bersama walau hana dipesan via gofood. Anaknya Rania bisa berpelukan dan bercerita dengan papanya, sekalian pamitan akan berangkat kuliah ke Malaysia. “Alhamdulillah, setiap ada masalah, selalu ada kemudahan yang diberikan Allah.

Darwati menjelaskan atas sejumlah pertanyaan kepadanya “ kenapa ibu jarang buat status tentang bapak, foto dengan bapak. Darwati mengakui semuanya serba susah.

Bertemu dengan Irwandi hanya dapat dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, sekitar dua jam, mulai pukul 10.00- sampai jam 12.00 WIB. Awal kejadian, Darwati mengakui setiap minggu dia dua kali menjenguk Irwandi.

Berangkat Minggu sore dari Banda dan pulang lagi Kamis sore bersama anak anak. Namun dia mengakui saat persidangan jarang muncul, karena Irwandi melarangnya datang ke persidangan, karena bisa menambah stress.

Selama masa Pileg, Darwati harus membagi waktu, tidak mungkin selamanya fokus di Jakarta. Sebagai Caleg dan salah satu ketua partai, dia punya tanggungjawab mencari suara, melakukan aktifitas pemenangan, turun ke daerah.

Selain itu, sebagai ibu dia juga punya tanggungjawab mengurus anak anak dan cucu. Waktu kunjunganya ke Jakarta dikurangi, hanya dua minggu sekali, itu juga tergantung keadaan.  Darwati mengakui ada anaknya Teguh dan Putroe, Rafli, yang selalu mendampingi dan mengurus keperluan Irwandi.

Darwati di akun facebooknya juga mengungah foto terkini bersama Irwandi Yusuf, yang sedang dicek kesehatanya oleh petugas medis dan menjalani masa istirahat.  Bagaimana suasana Irwandi Yusuf makan bersama keluarga, serta Darwati menitip salam rindu Irwandi untuk seluruh masyarakat Aceh dan mohon doanya.

Kisah perjalanan Darwati dengan Irwandi yang dilingkari oleh Steffy Baruse tetap menjadi perhatian publik, khususnya di Aceh, tempat Irwandi menggores sejarah.

Steffy terang terangan mengungkapkan perjalanan cintanya. Bukan hanya soal gigihnya Irwandi berjuang untuk mendapatkanya, namun dia juga menjelaskan hubunganya dengan Darwati.

Kisah cinta adalah kisah yang sudah sangat tua dalam perjalanan hidup manusia. Ada kalanya sebagai penyejuk kalbu, namun ada kalanya dibalut duka dan nestafa. Tuhan sudah menakdirkan, dalam hidup ini ada sejarah tentang cinta. ***  Bahtiar Gayo

berita terkait : Ulang Tahun Irwandi Antara Darwati dan Steffy

Editor :
Redaksi

Komentar Anda