Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Tanam Padi Serentak 2026, Simeulue Target Jadi Lumbung Pangan Aceh

Tanam Padi Serentak 2026, Simeulue Target Jadi Lumbung Pangan Aceh

Jum`at, 08 Mei 2026 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Bajak sawah di Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue, Aceh. [Foto: Humas Simeulue]


DIALEKSIS.COM | Sinabang - Pemerintah Kabupaten Simeulue, Aceh menargetkan daerah kepulauan tersebut menjadi lumbung pangan di Provinsi Aceh melalui gerakan tanam padi serentak 2026.

Bupati Simeulue, Muhammad Nasrun Mikaris, mengajak seluruh masyarakat dan petani untuk mendukung program tersebut demi mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan daerah. 

"Mari bersama-sama bergerak, menanam padi dengan semangat. Kita jadikan Kabupaten Simeulue sebagai lumbung padi modern di Provinsi Aceh,” kata Nasrun Mikaris, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, termasuk optimalisasi potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Simeulue.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Ketahanan pangan merupakan bagian dari program prioritas nasional yang sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto. Jangan sampai Kabupaten Simeulue tertinggal dari daerah lain. Semua harus kompak membuktikan masyarakat Kabupaten Simeulue mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue, Samsuar, mengatakan target menjadikan Simeulue sebagai lumbung pangan telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan para petani.

“Pemerintah daerah dan petani sepakat melaksanakan penanaman padi serentak 2026 dan targetnya menjadikan Kabupaten Simeulue menjadi lumbung pangan di Provinsi Aceh,” katanya.

Ia menjelaskan, kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah dan para petani sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurut Samsuar, pola tanam serentak memiliki berbagai manfaat dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Selain meningkatkan hasil panen, pola tanam serentak juga dinilai efektif mengurangi serangan hama, menyelaraskan jadwal panen, serta menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani. 

“Penanaman padi serentak ini dapat meningkatkan produktivitas hasil panen. Dengan meningkatnya hasil panen diharapkan dapat memenuhi target menjadikan Kabupaten Simeulue sebagai lumbung pangan,” ujarnya.

Program tanam padi serentak tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian Simeulue sekaligus mendukung ketahanan pangan Aceh secara berkelanjutan. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI