Minggu, 12 Juli 2026
Beranda / Ekonomi / Kemenperin Promosikan Vokasi Industri Indonesia di INNOPROM 2026 Rusia

Kemenperin Promosikan Vokasi Industri Indonesia di INNOPROM 2026 Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 16:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, keikutsertaan Indonesia sebagai negara mitra resmi menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan industri nasional dengan Rusia dan negara-negara Eurasia. [Foto: dok. Kemenperin]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memanfaatkan ajang INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, untuk mempromosikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri Indonesia sekaligus memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi dan transformasi industri 4.0. Indonesia tampil sebagai Official Partner Country dalam pameran industri terbesar di kawasan Eurasia yang berlangsung pada 6-9 Juli 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, keikutsertaan Indonesia sebagai negara mitra resmi menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan industri nasional dengan Rusia dan negara-negara Eurasia. 

"Keikutsertaan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkuat hubungan industri nasional dengan negara Eurasia. Kami ingin membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia dan negara-negara Eurasia," ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (12/7).

Dalam pameran tersebut, Indonesia menghadirkan Paviliun Indonesia seluas lebih dari 1.500 meter persegi yang diisi 50 co-exhibitor dari berbagai sektor strategis. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin turut berpartisipasi bersama Politeknik APP Jakarta dan Politeknik STMI Jakarta untuk memperkenalkan ekosistem pendidikan vokasi industri sekaligus membuka peluang kolaborasi pengembangan SDM di tingkat global.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mengatakan, pengembangan SDM menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung daya saing industri nasional. 

"Kemenperin mendukung pertumbuhan industri nasional melalui pengembangan SDM industri yang menghasilkan tenaga kerja industri yang siap kerja dengan daya saing global. Kehadiran BPSDMI di INNOPROM 2026 dapat mempromosikan kualitas SDM industri Indonesia serta membuka peluang kerja sama," kata Doddy.

Selain mempromosikan pendidikan vokasi, Kemenperin juga menampilkan Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) yang menyediakan layanan pengembangan ekosistem industri 4.0, peningkatan kompetensi SDM, fasilitasi industri, hingga layanan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dan Engineering Center. 

Menurut Kemenperin, PIDI 4.0 telah menjalin kemitraan dengan puluhan pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri untuk mendukung percepatan transformasi sektor manufaktur. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI