Jum`at, 05 Juni 2026
Beranda / Ekonomi / Gus Irfan Dorong Santan hingga Ikan Patin Indonesia Masuk Pasar Haji Saudi

Gus Irfan Dorong Santan hingga Ikan Patin Indonesia Masuk Pasar Haji Saudi

Kamis, 04 Juni 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melihat peluang besar bagi produk pangan Indonesia untuk masuk ke rantai pasok katering haji di Arab Saudi. [Foto: dok. Kemenhaj]


DIALEKSIS.COM | Madinah - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melihat peluang besar bagi produk pangan Indonesia untuk masuk ke rantai pasok katering haji di Arab Saudi. Peluang itu ditemukan saat meninjau dapur penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia di Madinah.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Irfan itu, sejumlah bahan pangan yang digunakan katering haji seperti santan, ikan patin, ikan teri, asam jawa, hingga bumbu masakan sebenarnya dapat dipenuhi dari Indonesia.

"Saat ini ada bahan yang dipasok dari negara lain, padahal Indonesia memiliki potensi produksi yang sangat besar," kata Gus Irfan, yang dilansir pada Kamis (4/6/2026).

Ia mengungkapkan pemerintah telah menjajaki pengiriman sejumlah komoditas pangan ke Arab Saudi, termasuk beras dan bumbu masakan. Namun upaya tersebut belum optimal karena tingginya biaya logistik akibat kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, Gus Irfan optimistis peluang ekspor produk pangan Indonesia untuk kebutuhan katering haji masih sangat terbuka. Ke depan, pemerintah akan mendorong penggunaan komoditas asal Indonesia melalui kerja sama dengan penyedia katering, termasuk memasukkannya dalam kontrak layanan konsumsi jemaah.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan konsumsi jemaah haji, tetapi juga membuka pasar baru bagi petani, nelayan, UMKM, dan pelaku usaha nasional.

"Kita ingin produk Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok konsumsi haji dan memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI