Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Gudang Beku KNMP Disiapkan Jadi Hub Protein untuk Program MBG

Gudang Beku KNMP Disiapkan Jadi Hub Protein untuk Program MBG

Selasa, 13 Januari 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai memfungsikan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai pusat logistik protein ikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). [Foto: dok. KKP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai memfungsikan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai pusat logistik protein ikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari 35 lokasi KNMP tahap pertama, rata-rata progres pembangunan telah melampaui 80 persen dan ditargetkan rampung Januari 2026.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksana Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, mengatakan seluruh fasilitas gudang beku (cold storage) akan dioptimalkan sebagai pemasok protein ikan, khususnya untuk kebutuhan MBG di daerah sekitar. Integrasi ini diharapkan memudahkan distribusi ikan segar langsung dari nelayan ke dapur penyedia makanan bergizi.

“Nanti kita akan interkoneksikan dengan program MBG dari Bapak Presiden, jadi harapannya gudang beku di lokasi KNMP bisa menjadi tempat pemasok protein ikan untuk kegiatan MBG,” kata Trian, Selasa (13/1/2026).

Pemanfaatan fasilitas KNMP sudah mulai berjalan di sejumlah daerah. Di Bulukumba, Sulawesi Selatan, mobil pendingin KNMP telah digunakan untuk mendukung pengiriman ikan ekspor ke Arab Saudi, sementara gudang beku setempat juga telah beroperasi.

Selain mendukung ketahanan pangan, KKP menargetkan KNMP menjadi penggerak ekonomi pesisir. Hasil tangkapan nelayan akan dihubungkan dengan sektor pariwisata dan industri kuliner lokal, sekaligus memperpendek rantai distribusi.

Untuk menjaga kepastian usaha nelayan, KKP menyiapkan sistem off-taker atau pembeli siaga. “Kami juga memperkuat kelembagaan agar nelayan tergabung dalam koperasi pengelola KNMP, dan off-taker-nya sudah siap,” ujar Trian. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI