DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh telah merealisasikan penyaluran sebanyak 9.000 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga awal Juli 2026.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari target distribusi 23.329 ton beras SPHP sepanjang 2026 guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, mengatakan penyaluran beras SPHP kini terus dimaksimalkan melalui jaringan mitra Bulog yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga beras seiring masuknya musim tanam yang berdampak pada meningkatnya harga gabah.
"Insya Allah target ini akan tercapai, karena saat ini kita sedang masifkan distribusi SPHP ke mitra-mitra Bulog yang tersebar di seluruh kabupaten/kota untuk stabilisasi harga beras menyusul masuknya musim tanam," kata Budi Sultika dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, saat musim tanam berlangsung, harga gabah mengalami kenaikan hingga mencapai Rp8.100 per kilogram. Kondisi tersebut turut memengaruhi harga jual beras di tingkat pasar.
Meski demikian, menurutnya, kenaikan harga gabah memberikan dampak positif bagi petani karena meningkatkan nilai jual hasil panen.
"Pihaknya tidak mempermasalahkan harga gabah tinggi, karena nilai tambahnya langsung dinikmati oleh masyarakat. Antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga beras yang kita pastikan SPHP tersedia dengan cukup di pasaran," ujarnya.
Untuk menjaga harga beras tetap terjangkau, Bulog Aceh menyalurkan beras SPHP melalui berbagai jalur distribusi, mulai dari Rumah Pangan Kita (RPK), pedagang beras mitra Bulog, pasar tradisional, hingga kegiatan Gerakan Pangan Murah.
Budi menambahkan, kemudahan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi di Aceh, baik secara bulanan maupun tahunan.
"Mudahnya masyarakat membeli beras dengan harga terjangkau juga menjadi bagian untuk menekan laju inflasi Aceh baik secara tahunan maupun bulanan," katanya.
Bulog Aceh memastikan stok beras SPHP saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ke depan, Bulog akan terus memasok beras SPHP ke berbagai pasar di seluruh wilayah Aceh agar pasokan tetap tersedia dan harga beras tetap stabil. [*]
